Jakmania Bisa Jadi Perlambangan Ramahnya Suporter Indonesia di Mata Dunia

Koreografis suporter Persija jakarta, jaknia saat mendukung tim kebangaan. Foto: Official Persija Jakarta.

JAKARTA – Kemenangan Persija Jakarta 4-0 dari tim tamu Johor Darul Ta’zim (JDT) dalam penyisihan Grup H Piala AFC, Rabu 10 April 2018 malam tentu jadi perbincangan publik hingga hari ini

Selain empat gol dari kaki dan kepala Marko Simic, ternyata perbincangan soal laga ini kini tetap diperbincangkan lantaran kreativitas suporter Persija, yakni Jakmania.

Nyanyian lantan yang mereka ucapkan selama 90 menit hingga koreo 3D yang ciamik membuat nama Jakmania semakin melambung di dunia persuporteran, khususnya hingga sampai perhatian media-media luar negeri.

Bahkan suporter JDT, Boys Of Straits (BOS) cukup mengapresiasi ramahnya suporter Persija saat kehadiran hampir 1000 suporter asal Johor di laga ini.

Bahkan beberapa nyanyian persahabatan dinyanyikan puluhan ribua Jakmania untuk anggota suporter JDT tersebuut.

“Bila orang-rang diluar lebih menghargai, lebih menilai perjalanan yang sebenarnya berlaku,” tulis akun resmi BOS yang menganggap suporter dari negara luar yakni Indonesia, khususnya Jakmania bergitu menghargai kedatangan mereka untuk mendukung di luar negeranya.

Selain itu laga itu digelar, ternyata ada rekor tercipta, yakni laga ini mencatatkan jumlah penonton terbanyak di ajang Piala AFC.

Dalam duel tersebut, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta dipadati sebanyak 60.157 penonton. Angka ini menjadi pemecahan rekor penonton terbanyak sepanjang sejarah Piala AFC.

Sebelumnya, rekor penonton terbanyak terjadi pada laga final Piala AFC tahun 2010 antara wakil Kuwait, Al Qadsia melawan klub Mesir, Al Ittihad.

Kala itu, duel di Jaber Al-Ahmad International Stadium tersebut dijejali sebanyak 58.604 penonton yang menyaksikan kemenangan Al Qadsia 2-4 dalam adu penalti setelah imbang 1-1 hingga masa extra time.

“Pokoknya Jakmania top. Saya salut dengan mereka selalu memberikan 100 persen saat Persija bertanding. Semoga dukungan ini selalu diberikan kepada Persija. Apalagi sebagai pemain ke 12 kehadirannya selalu diharapkan pemain,” ujar Gede Widiade selaku Direktur Utama Persija.

Ini tentunya jadi catatan impresif Persija dan Indonesia, disamping torehan quattrick Marko Simic ke gawang JDT menjadi kemasan 4 gol pertama dari seorang pemain dalam gelaran Piala AFC 2018.

Dengan kemenangan tersebut, Persija untuk sementara berhasil mengambil pucuk pimpinan Grup H dengan 10 poin dan unggul selisih gol (5) dibanding Song Lam Nghe An dengan 4 selisih gol dengan poin yang sama.