Klarifikasi Isu Tak Sedap, Bambang Susanto Tegaskan 4 Komitmen Awal bersama PSIM Jogja

Karteker CEO PSIM Jogja, Bambang Susanto (kiri). Foto : Nofik Lukman Hakim

PSIM Jogja tengah diterpa berbagai rumor tak sedap terkait persiapan tim menjelang Liga 2 2019. Mulai dari masalah home base, logo, hingga warna jersey latihan, kerap membuat keresahan suporter di dunia maya.

Ada isu yang menyebut PSIM Jogja akan berubah home base ke Bogor. Kemudian, warna jersey hitam yang selama ini digunakan sebagai latihan juga dianggap menghilangkan identitas Laskar Mataram. Belum lagi soal adanya isu perubahan nama dan logo PSIM untuk Liga 2 nanti.

Namun, CEO PT PSIM, Bambang Susanto, menegaskan bahwa rumor yang berkeliaran di media sosial adalah tidak benar. Selama ini, ia memegang teguh empat aspek yang menjadi kesepakatan awal ketika menjadi investor salah satu klub pendiri PSSI tersebut.

Empat aspek itu ialah PSIM tidak akan bertukar nama atau home base, warna jersey kebesaran tetaplah dominan biru, logo tim juga seperti musim-musim sebelumnya, dan fokus dalam pembinaan usia muda.

“Rekan pers dan suporter yang saya hormati, perlu saya tegaskan kembali bahwa ketika saya masuk sebagai investor PSIM, ada empat hal yang menjadi komitmen untuk saya pertahankan,” kata Bambang Susanto di Momumen PSSI, Yogyakarta, Selasa (23/4/2019).

Baca Juga  Sriwijaya FC Gagal Dapatkan Fabiano Beltrame, Ini Alasannya

“PSIM Jogja tidak akan bertukar nama dan berpindah home base keluar. Kostum kebesaran dengan mengedepankan kearifan lokal Jogja, yaitu berwarna biru dan putih,” lanjutnya.

“Dan terakhir, komitmen kami yang ingin melakukan pengembangan sepak bola usia dini di Jogja, melalui kompetisi lokal sebagai bagian dari kaderisasi pemain PSIM asli Jogja,” tuturnya menambahkan.

Dengan demikian, PSIM Jogja tetap akan menjadi tim kebanggaan masyarakat Jogja seperti musim-musim sebelumnya pada Liga 2 2019. Yang berbeda nanti hanyalah komposisi pemain karena lebih dari 50 persen Laskar Mataram memiliki wajah-wajah baru.

Febri Aldi