Menpora Gulirkan Liga Sepakbola Berjenjang

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dengan atlet bridge Bambang Hartono saat menyaksikan pertandingan Tenis Meja Asian Games 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (31/8). ANTARAFOTO/INASGOC/SUNYOTO/ang/18

Pembinaan sepakbola ternyata terus digelar. Salah satunya adalah kompetisi di lingkup pembinaan.

Menpora Imam Nahrawi siap menggelar Liga Sepakbola Berjenjang Piala Menpora untuk usia (U)-10, U-12, U-14, U-16 dan U-17 tahun putri.

“Saya harap bisa menjadi contoh cabang olahraga lain bisa menghasilkan sesuatu karena dipercaya oleh pihak sponsor dan badan lain yang mensupportnya dan ujungnya menjadi jenjang karier bagi pesepakbola muda tanah air,” ujar Menpora yang dilansir dari situs resmi Kemenpora

Menpora harap adanya irisan korelasi liga pemerintah dan federasi hingga pertandingan persahabatan antara timnas hasil kompetisi berjenjang Piala Menpora dengan timas PSSI.

“Jangan sampai ada persepsi berbeda di tengah masyarakat dimana pemerintah buat liga berjenjang sendiri, PSSI dan liga lainnya sehingga dilihat parsial sehingga posisi pemerintah yang regulator, fasilitator dan promosi ini akhirnya sejajar dengan penyelenggara,” katanya.

“Tahun 2019 ini harus berbeda dan harus dipastikan menjadi pintu masuk yang baik bagi pesepakbola muda kita maupun operator lain bahkan federasi dan ujungnya nanti Kemenpora dapat mengeluarkan regulasi dan rekomendasi tentang jenjang sebuah kompetisi dapat dilakukan secara sistematis, terencana dan terukur,” tegasnya.

Baca Juga  Ini Penyebab Batalnya Uji Coba PSCS Cilacap Lawan Klub Liga 1

Deputi Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta menyampaikan Kemenpora memilih penjenjangan di usia genap karena PSSI sebelumnya telah ada Piala Soeratin U-17.

“Piala Soeratin ini lama mati meski hidup lagi (Piala Soeratin U-13 dan Piala Soeratin U-15) dan karena banyaknya masukan dari teman-teman SSB (sekolah sepakbola) tidak adanya wahana kompetisi secara nasional maka diresponlah Piala Berjenjang Piala Menpora dengan relawan atau operatornya masing-masing,” ujar Isnanta.