Pelatih PSIM Jogja Masih Punya Dua Pekerjaan Penting

Arif Tumin Yulianto (kuning) saat memperkuat PSIM Jogja, dalam uji coba lawan PSCS Cilacap, awal 2018 lalu. Foto : Richie Setiawan

JOGJA – PSIM Jogja sudah melakoni tiga uji coba sebelum mengikuti kompetisi Liga 2 2018. Sejauh ini, ada dua pekerjaan rumah yang harus dibenahi pelatih Erwan Hendarwanto.

Kerja sama antara pemain baru dan pemain lama menjadi pekerjaan rumah pertama. Dari tiga uji coba, belum ada kerja sama yang cukup padu antara lini belakang, tengah dan depan.

Belum padunya kerja sama membuat kreasi saat menyerang belum maksimal. Para gelandang belum bisa melakukan kreasi untuk membongkar pertahanan lawan.

Alhasil, tak banyak peluang emas yang mampu dimaksimalkan Wirahadi Kusuma maupun Tinton Suharto sebagai penyerang.

Penyelesaian akhir juga masih jadi masalah. Dari tiga pertandingan, baru dua gol yang tercipta. Gol dicetak Riskal Susanto lewat titik putih saat menang 1-0 lawan PSCS Cilacap. Serta sundulan bek M Arifin saat menang 1-0 atas Blitar United.

Dua permaalahan ini yang coba dipecahkan Erwan Hendarwanto. Evaluasinya akan dilihat saat dua kali uji coba melawan Persik Kendal di Stadion Kebondalem Kendal, Selasa (10/4/2018) dan di Stadion Sultan agung pada Minggu (15/4/2018) mendatang.

“Progres dari tiga uji coba ini memang belum begitu terlihat. Jeda sebelum melawan Persik akan saya manfaatkan untuk berbenah lagi. Baru nanti penilaiannya saat lawan Persik,” terang Erwan kepada KAMPIUN.ID, Sabtu (7/4/2018) siang.

Ada waktu dua pekan sebelum turun di kompetisi Liga 2. Selain berbenah tentang masalah itu, dia juga terus berburu pemain baru. Erwan mengaku masih butuh tambahan bek tengah, bek kiri, gelandang sayap dan penyerang.

“Yang datang untuk seleksi sebenarnya cukup banyak. Tapi sejauh ini belum ada yang sesuai standar. Semoga bisa terpenuhi sebelum kompetisi bergulir,” ucap Erwan.

Nofik Lukman Hakim