Persis Solo Resmi Rekrut Dua eks-Bali United, Berikut Rapor Karir Keduanya

BUrhanudin (kiri) saar mengambil bola dari kaki Azka Fauzi di sesi latihan Persis Solo di Stadion Manahan. Foto: Official Persis Solo

SOLO – Jelang partai pembukaan melawan Semen Padang, manajemen PT. Persis Solo Saestu yang menaungi klub Persis Solo, akhirnya merampungkan kontrak dua pemain rekrutan anyarnya untuk terjun di Liga 2 2018.

Dua pemain itu adalah Ikhwan Azka Fauzi Wibowo dan Mohamad Dyan Aulia Burhanudin. Keduanya resmi berkostum Laskar Sambernyawa selama semusim ke depan. Di mana penandatanganan kontrak sudah dilakukan dihadapan manajemen Persis, kemarin.

Nama keduanya di kompetisi Liga 2 memang belum terlalu tenar, termasuk tak banyak para pendukung Persis Solo yang paham background dua pemain beda posisi tersebut.

Berikut rapor kiprah keduanya di dunia sepakbola:

IKHWAN AZKA FAUZI WIBOWO

Pemain berposisi striker ini akhirnya memutuskan akan menggunakan jersey nomor 45 di tim Persis Solo musim ini. Jika bicara sosoknya, tentu para pecinta klub Bali United cukup hapal sosok dirinya.

Ya, Azka sudah bergabung dengan klub Bali United sejak tahun 2016. Tapi jika kita harus bertanya pada Azka tentang Kota Solo, jelas dirinya tak akan lupa dengan momen di Stadion Manahan, 13 Desember 2106 silam.

Kala itu dirinya yang berseragam Bali United U-21 tengah terjun di turnamen Indonesia Soccer Championship (ISC)-U21 2016. Stadion Manahan ditunjuk sebagai tuan rumah babak final, dan Azka sukses membawa timnya lolos ke partai puncak.

Bahkan dalam laga itu dirinya ikut menyumbangkan satu gol. Sayang hasil akhir berkata lain, PS TNI U-21 sukses menang telak 6-1 atas Bali United U-21 di partai puncak ISC U-21 2016.

Walau gagal membawa timnya juara, ternyata tak selamanya berbuah kekecewaan. Karena prestasinya di tim ini, dan skill individunya yang cukup menawan, pelatih senior Bali United Indra Sjafri akhirnya mempromosikan Aza bergabung dengan Irfan Bachdim dkk.

Dirinya tak sendiri, ada dua jebolan Bali United U-21 lainnya yang juga promosi. Yakni Samsul Pelu, dan I Made Andhika Wijaya. Sukses mencetak enam gol sejak bergabung dengan tim Serdadu Tridatu muda, Azka langsung dikontrak dengan durasi tiga tahun.

Sebelum berseragam Bali United, Azka sempat bergabung dengan Persatu Tuban (2012-2014), Persela Lamongan yang terjun di ajang Piala Gubernur Kaltim, hingga di awal ISC U-21 2016 dirinya bermain untuk klub Madura United U-21

Debut profesional Azka terjadi di kandang Persipura Jayapura di Liga 1 2017 musim lalu. Saat itu (23/4/2017) dirinya dimainkan di menit ke-75 untuk menggantikan Irfan Bachdim.

Permainannya cukup memukau. Beberapa kali penetrasi Azka dari sisi kiri menyulitkan barisan pertahanan Persipura.

Bahkan Azka hampir saja mencetak gol di laga debutnya, andai saja tendangan jarak jauhnya tidak membentur mistar gawang Persipura.

Sayang di pertengahan musim dirinya dipinjamkan ke Celebest FC yang terjun di Liga 2 2017.

Musim ini dirinya sempat kembali berseragam Bali United, yakni saat terjun di ajang Piala Presiden 2018.

Azka bahkan sempat berhasil menjadi pahlawan Bali United di turnamen pramusim 2018 tersebt. Itu setelah gol yang dilesakkannya pada menit ke-71 berhasil membawa Bali United meraih tiga poin saat melawan PSPS Pekanbaru Riau di Stadion Kapten Wayan Dipta Gianyar (24/1/2018).

Kala itu dirinya berhasil mencetak gol, usai tendangannya di antara dua kaki kiper Jandi Eka, tembus hingga ke mulut gawang.

Sayang jelang Liga 1 2018 bergulir, Bali United melakukan perampingan. Setelah melepas Anak Agung Ngurah Wahyu Trisnajaya ke Semen Padang, dan meminjamkan I Nyoman Adi Parwa, I Putu Pager Wirajaya dan Arapenta Poerba ke Bogor FC. Ternyata Azka juga harus tersisih jelang pendaftaran pemain Liga 1 2018 yang ditutup 5 April lalu.

Di posisi striker, duet Ilja Spasojevic dan Irfan Bachdim memang belum bisa tergantikan oleh pemain muda Bali United.

Di bangku cadangan oun masih ada nama pemain potensial lainnya. Mulai dari Hanis Sagara, Yandi Sofyan, I Nyoman Sukarja, Yabes Roni, Feby Eka Putra, hingga Miftahul Hamdi.

Pilihan ganti jersey untuk perkembangan Azka, jelas jadi sebuah pilihan yang tepat. Mengingat di usianya yang masih muda, tentu peluang menambah jam terbang dengan cara memilih klub yang membuka pintu lebar-lebar untuknya menjadi pemain inti, jelas jadi pilihan yang tepat.

Tak salah memang dirinya bergabung dengan Persis Solo musim ini, karena saingan Azka saat ini tingga dua pemain senior Tri Handoko dan Johan Yoga.

Keputusan memainkan pemain sebagai starter jelas jadi hak Jafri Sastra sebagai pelatih Persis musim ini. Jafri sastra sepertinya sudah hapal cara bermain dan skill individu Azka. Hal itu lantaran Jafri sempat bergabung dengan klub Celebest FC di babak Play off Liga 2 musim lalu.

MOHAMAD DYAN AULIA BURHANUDIN

Sama seperti Azka, Burhanudin adalah jebolan Bali United U-21 di ajang ISC U-21 2016 silam.

Burhanudin sendiri sempat berseragam Timnas. Di mana di tahun 2014, dirinya masuk di skuad Timnas U-16 di bawah asuhan Fachri Husaini. Dua tahun sebelumnya yakni pada tahun 2012, dirinya juga tercatat menjadi bagian dari Timnas U-13.

Sayang Burhanudin gagal masuk di skuad Timnas U-19, saat dipegang oleh Eduard Tjong 2016 silam. Burhannudin gagal lolos seleksi, kala itu.

Burhanudin memulai karir saat bergabung dengan klub Semen Padang U-16 di tahun 2015, setahun berselang dirinya bergabung dengan Bali United U-17 di bawah asuhan Indra Sjafri yang terjun di ajang Piala Soeratin U-17 2016, Bali United U-21 yang terjun di ajang ISC U-21 di bawah asuhan I Wayan Arsana.

Tahun lalu Burhanudin kembali ke Sumatera untuk bergabung dengan klub Semen Padang U-19 di ajang Liga 1 U-19 di musim 2017.

“Semoga dengan saya rekomendasikan dua pemain ini (Azka dan Burhanudin), keduanya bisa memberikan yang terbaik untuk tim Persis musim ini,” harap Jafri Sastra.