Respons Persijap Jepara Atas Regulasi Liga 3 2019

Pertandingan Persijap Jepara melawan Pakindo Mojokerto Putra di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jumat

Persijap Jepara menyambut baik regulasi kompetisi Liga 3 2019. Keberadaan sistem pra putaran nasional merupakan janji PSSI saat memutuskan adanya degradasi 40 tim pada Liga 2 2017 lalu.

Kompetisi Liga 3 2019 akan terbagi dalam dua pertarungan berbeda. Ratusan klub dari berbagai daerah akan mengikuti kompetisi yang dihelat asosiasi provinsi (Asprov).

Juara dari tiap provinsi akan ditarungkan pada putaran regional. Regional ini terdiri dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali-Nusa Tenggara dan Maluku-Papua-Papua Barat.

Tahapan regional dihelat PSSI dengan sistem gugur serta kandang dan tandang. Ada 26 klub terbaik yang berhak lolos ke putaran nasional.

Selain tahap itu, ada pula tahap pra putaran nasional. Tahapan yang digelar PSSI ini diikuti 16 klub yang terbagi dalam empat grup berbeda.

Pesertanya terdiri dari enam klub yang terdegradasi dari Liga 2 2018, serta sepuluh klub yang lolos ke putaran 16 besar Liga 3 2018. Enam klub terbaik akan lolos ke putaran nasional.

Regulasi yang diputuskan dalam rapat komite eksekutif PSSI ini membuat Persijap dan 15 klub lain tak perlu berjuang mati-matian di tingkat provinsi. Hanya dibutuhkan satu tahapan sebelum kemudian melaju ke putaran nasional dan berebut enam tiket lolos ke Liga 2 2020.

“Seharusnya memang seperti ini, karena ini yang dijanjikan PSSI saat ada degradasi 40 tim. Dulu katanya ada Liga 2 A dan 2 B, walaupun kemudian Asprov tidak mau, dengan alasan agar jarak Liga 3 menuju Liga 1 tidak jauh,” kata Chief Executive Officer (CEO) Persijap, Esti Puji Lestari, Kamis (4/4/2019).

“Semua punya ambisi sama ke Liga atas, tapi lupa pembinaan, strata yang baik. Jadi ini bukan masalah cepat naik atau lama naik, tapi ini tentang strata dimana 40 klub itu sudah berstatus profesional,” imbuhnya.

Pada 2018 lalu, Persijap hanya mentok di babak 16 besar dan gagal balik ke Liga 2 2019. Musim ini Persijap akan membangun kekuatan baru untuk mengejar target ke Liga 2 2020.

Persijap termasuk tim yang intens uji coba. Terakhir Persijap sukses menahan imbang Badak Lampung FC 3-3 di Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (30/3/2019) lalu.

Nofik Lukman Hakim