Risman Maidullah Tepis Isu Kabur dari Mes PSIM di Bogor

Risman Maidullah saat berseragam PSIM Jogja. Foto : Richie Setiawan

Risman Maidullah buka suara setelah memutuskan mundur dari tim PSIM Jogja. Bek kiri berusia 25 tahun ini membantah isu yang menyebut dirinya kabur dari Mes PSIM di Bogor.

Risman menjadi satu dari dua pilar musim lalu yang memutuskan mundur. Selain dia, ada pula winger asal Malang, Supriyadi Eeng. Langkah berani ini mereka lakukan lantaran kecewa dengan kebijakan manajemen Laskar Mataram yang tak sesuai kesepakatan awal.

Risman menuturkan, pada awal tahun ini ada sederet klub yang menghubunginya. Namun tawaran itu harus ditolaknya lantaran komitmen bertahan di PSIM Jogja. Sikap ini juga dilakukannya atas dukungan dari orang tua.

Sepengetahuan Risman saat dihubungi PSIM Jogja, dia bersama beberapa pemain akan dipertahankan. Tentu saja dengan track record musim lalu, Risman masuk tanpa proses seleksi lagi.

Namun dalam perjalanannya, PSIM malah sudah memiliki tim pelatih serta kerangka tim yang sebelumnya berbendera Bogor FC. Dia pun tak langsung dikontrak seperti komunikasi awal.

Risman mengaku hanya diikat dengan prakontrak berjangka sepekan. Bila performanya dinyatakan layak oleh pelatih Vladimir Vujovic, barulah ia disodori kontrak.

Baca Juga  Kejutan Tim Promosi Tak Berlanjut, Semen Padang Ditumbangkan PSM Makassar

Kondisi itulah yang membuat Risman akhirnya kecewa. Dia bersama Supriyadi pun kemudian memutuskan mundur. Pengunduran diri itu langsung disampaikan pada Effendi Syahputra yang berkomunikasi dengannya mewakili pihak manajemen.

“Saat dipanggil ke kantor Jakarta, kami berdua langsung pamit sama pak Effendi. Saya pikir ini keputusan terbaik, dari pada nantinya saya merasa tidak nyaman saat kompetisi,” kata Risman kepada KAMPIUN.ID, Minggu (21/4/2019) siang.

“Jadi kita mundur bukan dengan cara kabur dari mes di Hambalang, seperti isu yang saya dengar. Kita punya attitude, nggak sopan kalau melarikan diri. Kami pamit secara baik-baik dengan manajemen,” tegas Risman.

Risman pun menyebut bahwa musim ini belum rezekinya main di PSIM. Pada musim berikutnya, jika PSIM membutuhkan tenaganya, Risman siap bergabung. Baginya, suasana kekeluargaan yang dirasakannya musim lalu sangat membekas.

“Perjalanan musim lalu jelas sulit kami lupakan. Bila musim depan PSIM membutuhkan, saya siap kembali lagi. Tapi khusus musim ini, saya akan gabung dengan tim lain dulu,” pungkasnya.

Baca Juga  PSCS Cilacap Sudah Putuskan Nasib Bek Naturalisasi

Nofik Lukman Hakim