Sebelum Resmi Gabung PSIM Jogja, Fandy Edy Sempat Diincar Klub Sumatera

Bek Kalteng Putra, Fandy Edy saat berjalan menuju lapangan, dalam laga lawan PSMP Mojokerto di Stadion Gjah Mada, Mojosari, Mojokerto. Foto : Nofik Lukman Hakim

Fandy Edy mengakhiri teka-teki soal masa depannya pada musim 2019. Stoper asal Polewali Mandar ini resmi kembali berseragam PSIM Jogja.

Fandy Edy menjadi penggawa lama ketiga yang resmi teken kontrak dengan Laskar Mataram. Sebelumnya, sudah ada dua gelandang tangguh, Hendika Arga Permana dan Raymond Tauntu.

Bergabungnya Fandy Edy diumumkan PSIM Jogja lewat media sosial resminya. Per Kamis (18/4/2019), pemain kelahiran 19 Februari 1989 ini menjalin kerja sama semusim.

Kesepakatan ini menjadi jawaban atas rumor yang menyebut Fandy Edy akan hengkang. Rumor itu sempat berkembang setelah Fandy Edy mengunggah status di whatsApp dan Instagram bertuliskan “Insya Allah ini keputusan yang terbaik buat saya Amin amin amin Ya Robbal Alamin.”

Sriwijaya FC sempat disebut menjadi klub tujuan Fandy Edy. Namun hal itu segera dibantah pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi.

Pada awal pembentukan tim, Fandy Edy memang masuk skemanya. Namun pada saat itu Fandy Edy sudah ke Persiba Balikpapan, kemudian memutuskan balik ke PSIM Jogja.

Sriwijaya FC pun kemudian mendapatkan Bruno Casimir, Muhammad Hamdan Zamzani, Ambrizal Ammar dan Rahmat Juliandri. Empat pemain ini punya kualitas dan pengalaman bertarung di Liga Indonesia.

“Dulu sempat saya ajak, tapi kemudian diminta balik ke PSIM, ya sudah. Makanya saya langsung cari pemain lain dan sudah mendapatkan empat stoper. Kebutuhan posisi ini sudah lengkap,” kata Kas Hartadi kepada KAMPIUN.ID.

Di PSIM Jogja, Fandy Edy punya kans kembali berduet dengan Herry Susilo. Keduanya sempat berduet di Kalteng Putra, mulai babak 8 besar Liga 2 2018.

Duet Fandy dan Herry membuat sektor belakang Kalteng Putra kokoh, hingga satu tiket ke Liga 1 2019 sukses diamankan.

Nofik Lukman Hakim