Tolak Tim Liga 1 Demi PSIM Jogja, Ini Alasan Raphael Maitimo

Raphael Maitimo dalam jumpa pes di Wisma PSIM, Jumat (12/4/2019). Foto : Nofik Lukman Hakim

Mantan gelandang Timnas Indonesia, Raphael Maitimo, masih menjadi bahan perdebatan mengapa memilih klub Liga 2, PSIM Jogja, sebagai labuhan karier selanjutnya. Sebab, ia dirasa masih layak bermain di klub kasta teratas sepak bola Tanah Air.

Namun, Maitimo memiliki pertimbangan tersendiri, salah satunya adalah ambisi serius yang diusung oleh manajemen PSIM Jogja. Oleh sebab itu, ia merasa tergoda untuk berseragam Laskar Mataram.

“Saya dapat tawaran klub Liga 1, tapi saya pilih divisi dua karena rencana manajer baru, saya rasa itu cocok terhadap motivasi saya pribadi,” kata Maitimo, Jumat (12/4/2019).

Walau hanya bermain di klub kasta kedua, eks pemain Timnas Belanda U-17 itu memastikan tidak akan menurunkan permainan kualitasnya. Ia bertekad memberi kontribusi sebaik mungkin demi memnuhi target manajemen PSIM.

“Saya senang sekali bisa gabung PSIM, pelatih kepala sudah bicara target untuk naik ke Liga 1. Mudah-mudahan kontribusi saya cukup besar,” ujar gelandang 36 tahun itu.

“Ini pertama kali bagi saya main di divisi dua, ini baru bagi saya. Saya tidak takut, motivasi saya sangat tinggi seperti di Liga 1,” tuturnya menambahkan.

Baca Juga  Batal Gabung Persik Kediri, Irkham Zahrul Milla Bertahan di PSS Sleman

Raphael Maitimo pertama kali membela klub Indonesia pada 2013 dengan membela Mitra Kukar. Setelah itu, ia membela kesebelasan elite Tanah Air seperti Sriwijaya FC, Arema FC, Persib Bandung, Madura United, dan Persebaya Surabaya.

Selama berkarier di Indonesia, Maitimo belum pernah merasakan gelar juara liga. Namun, ia pernah memenangkan turnamen pra-musim Suramadu Super Cup dan menjadi runner-up ISC A pada 2016.

Febri Aldi