Begini Tanggapan Pelatih Persibat Soal Protes Persiraja

Pelatih Persibat Batang, Daniel Roekito (baju putih) didampingi Chief Executive Officer (CEO) Persibat, Dhedy Irawan saat duduk di bench Stadion Moch Sarengat, Batang, beberapa waktu lalu. Foto : Richie Setiawan

Pelatih Persibat Batang Daniel Roekito menanggapi dingin protes yang dilakukan manajemen Persiraja Banda Aceh atas jalannya pertandingan di Stadion Moh Sarengat, Batang, Minggu (29/5/2018).

Dalam pertandingan yang berakhir 2-1 untuk Persibat itu, Persiraja memprotes keras terjadinya penalti pada menit 19. Gara-gara penalti itu Persibat bisa menyamakan kedudukan dan akhirnya memenangkan pertandingan.

“Justru saya heran. Tim ini (Persibat) baru belajar. Kalau (Persiraja) merasa dikerjai, ya silakan saja. Asal ada buktinya,” terang Daniel Roekito kepada KAMPIUN.ID, Jumat (11/5/2018).

Daniel pun membandingkan apa yang dialami timnya dalam lawatan ke Banten. Menurutnya ada keputusan pengadil yang cukup merugikan. Namun dia menyadari bahwa sepak bola Indonesia sedang berproses menuju arah yang lebih baik.

Begitu pula Persibat yang selama ini bukanlah tim besar, namun membuat kejutan dalam dua musim terakhir. Pada musim ini, Persibat menjadi satu-satunya tim dari grup barat yang tak terkalahkan dalam empat pertandingan.

“Justru kita yang merasa dikerjai. Kita sudah kena penalti dua kali dalam empat pertandingan. Bahkan salah satunya saat lawan Aceh United di Batang,” tuturnya.

“Apalagi saat lawan Perserang seperti itu. Kalau boleh marah, kita yang harusnya marah. Tapi ya sudahlah. Kita sedang berproses. Kalau Persibat itu, menang ya menangnya benar. Kalau ya kalahnya benar,” lanjut Daniel.

Sebelumnya, Persiraja Banda Aceh resmi melayangkan protes kepada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) soal proses laga lawan Persibat.

Protes yang dilayangkan Persiraja melalui surat bernomor 53/Persiraja.LL/V-2018 itu berkaitan dengan proses terjadinya penalti yang berbuah gol lewat Ugiek menit 19.

Persiraja menilai dalam perebutan bola menyambut sepak sudut itu tak terjadi pelanggaran. Dalam surat itu Persiraja juga melampirkan video terjadinya penalti tersebut. (Berita selengkapnya, klik DISINI)

Nofik Lukman Hakim