Pemain PSM Makassar, Bayu Gatra menjawab keraguan dan perlahan menunjukkan kualitasnya sebagai mantan pemain timnas Indonesia.

Sejak direkrut awal musim ini, eks punggawa Madura United itu lebih sering jadi pilihan kedua tim Juku Eja di berbagai ajang. Hingga akhirnya Bayu Gatra menjawab  kepercayaan yang diberikan kepadanya.

Khusus di Piala AFC, pemain berusia 26 tahun ini berhasil menyumbang empat assist. Torehan tersebut menjadi yang terbanyak di PSM sekaligus mengalahkan peran Wiljan Pluim yang baru mengoleksi dua assist.

“Tentu saya senang bisa berkontribusi bagi tim. Sebagai pemain, saya berupaya memberikan yang terbaik jika diberi kepercayaan,” katanya yang dilansir dari situ sresmi Liga Indonesia.

Ia mengungkapkan, pencapaian ini menjadi modal bagus bagi dirinya dalam menyambut Shopee Liga 1 2019. Apalagi, musim ini merupakan debut perdana mantan penggawa Bali United ini bersama PSM Makassar.

Berkat torehan itu pula, pemain 26 tahun lebih makin percaya diri untuk bermain bersama PSM musim ini.

“Semoga kedepan bisa lebih baik dan berkontribusi lebih banyak untuk tim di Liga 1,” harapnya.

Baca Juga  Persiraja Banda Aceh Menang Telak 10-0

Selain itu, Bayu mengaku lebih klop saat dipasangkan dengan Rasyid Bakri. Keduanya memang sempat satu tim saat membela Timnas U-23 pada 2013 lalu.

Menurut Bayu, ia dan Rasyid memiliki chemistry yang kuat, sehingga koordinasinya di lapangan terbangun dengan baik. Terbukti, satu dari dua assist Bayu merupakan buah hasil kerja sama keduanya.

Umpan matang Bayu diselesaikan Rasyid dengan gol pembuka bagi Juku Eja, sebelum mengakhiri laga dengan skor 3-0 atas Lao Toyota pada 14 Mei lalu.

“Saya dan Rasyid sering latihan bersma, bahkan saat tim diliburkan. Jadi saat di lapangan, kami sudah saling mengerti,” ungkapnya.

Torehan empat assist Bayu Gatra membuat namanya menjadi top assist di Piala AFC saat ini. Dia bersaing dengan pemain dari tim lain seperti Nguyen Quang Hai (Ha Noi FC), Stephan Schröck (Ceres Negros) dan Ryutaro Megumi (Tampines Rovers).