Dikalahkan Cilegon United, Persik Kendal Merasa Lawan 15 Pemain

Persik Kendal. Grafis : Nofik Lukman Hakim

Persik Kendal harus mengakui keunggulan Cilegon United 2-3 pada lanjutan Liga 2 2018 di Stadion Krakatau Steel, Cilegon, Rabu (9/5/2018) sore. Kekalahan ini terasa menyakitkan karena Laskar Bahurekso sudah dua kali memimpin.

Dua gol Persik tercipta lewat kaki Rizki Kurniawan menit 16 dan Wahyu Prasetyo menit 31. Sementara tiga gol tuan rumah dicetak Ahmad Mardziana menit 28, Abdul Aziz menit 47 dan Aray Suhendri menit 48.

Kekalahan ini membuat Persik turun tiga peringkat ke posisi delapan. Mereka digeser PSPS Riau yang menang atas Persita Tangerang 2-1, Cilegon United dan Aceh United yang bermain imbang lawan PSIR Rembang 2-2.

Sementara kemenangan ini membuat Cilegon United mengoleksi lima poin. Mereka berada di posisi delapan, menggeser Persita Tangerang, Perserang Serang dan Persiraja Banda Aceh.

Pelatih Persik, Eduard Tjong tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Menurutnya, para pemain sudah tampil bagus. Bahkan jauh lebih baik dari laga sebelumnya saat dikalahkan Perserang Serang 1-2.

“Dari main nggak ada masalah. Skema jalan, pemain tampil disiplin. Tapi yang kita lawan hampir 15 orang ini. Aku nggak mau komentar wasit ya. Yang penting kita kalah, kita lakukan evaluasi,” erang Eduard Tjong kepada KAMPIUN.ID, Rabu (9/5/2018) malam.

“Tapi di satu sisi, kadang-kadang kita ada rasa juga sebagai pelatih, frustasi sudah menyiapkan taktik, kita kalahnya bukan sama tim, tapi kalahnya sama orang yang tiga ini. Ya inilah sepak bola Indonesia.”

“Kalau pertandingan berjalan normal, kita tidak kalah. Skema jalan, pemain disiplin. Nggak ada yang salah dengan permainan kita. Penonton semua tahulah, apalagi pada babak kedua. Baru main sudah kena penalti.”

Meski begitu, Persik tak akan melancarkan protes ke PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 2. Pihaknya pilih fokus menatap laga lawan PSPS Riau di Stadion Utama Kebondalem, Kendal, 14 Mei mendatang.

“Nggak ada gunanya kita protes, sudah biarin sajalah. Yang penting kita tidak kehilangan poin saat di kandang. Kita tatap pertandingan lawan PSPS Riau,” ucapnya.

“Dari segi persiapan kita akan lebih banyak benahi dari sisi psikologis dan mental. Karena hari ini anak-anak emosi dengan kejadian seperti itu,” pungkasnya.

Nofik Lukman Hakim