Eduard Tjong Dibebani Target Tinggi Bersama Madura FC

Madura FC saat menghadapi PSBS Biak di Stadion Cendrawasih, Biak Numfor. Foto : Dok PSBS Biak

Madura FC selalu tampil mengejutkan dalam dua musim berkompetisi di kasta kedua. Keberhasilan ini diharapkan terus berlanjut setelah Laskar Jokotole menunjuk Eduard Tjong sebagai pelatih kepala.

Eduard Tjong menjadi pilihan dengan mengalahkan puluhan pelatih lokal maupun asing. Pelatih berlisensi A AFC ini punya pengalaman membesut tim kasta tertinggi serta pernah menangani tim nasional (Timnas) Indonesia U-19.

Pengalaman inilah yang diharapkan membawa Madura FC ke prestasi terbaik di Liga 2 2019. Dalam dua musim kompetisi terakhir, Madura FC selalu tampil mengejutkan bersama pelatih asal Palembang, Salahuddin.

Pada kompetisi 2017, Madura FC dengan persiapan mepet mampu menembus babak 16 besar. Sementara pada kompetisi 2018, Madura FC yang dipersiapkan selama tiga bulan lolos ke babak 8 besar.

“Target manajemen jangan sampai dibawah hasil kemarin. Berarti minimal tembus babak 8 besar. Makanya saya cari pemain nggak bisa sembarangan. Untuk ikut seleksi minimal kemarin main di Liga 2,” terang Eduard Tjong kepada KAMPIUN.ID, Kamis (2/5/2019) malam.

Meski persiapan terbilang mepet, Eduard Tjong tak khawatir menatap kompetisi musim ini. Penetapan tersangka sejumlah oknum yang disebut ikut mengatur pertandingan membuat Eduard Tjong tak takut “dikerjai” wasit lagi.

Baca Juga  Apparel asal Sragen Jadi Sponsor Timnas Futsal Indonesia

“Kompetisi musim ini nggak ada ketakutan lagi bakal kena penalti atau apa. Nggak ada alasan lagi dikerjai wasit. Benar-benar tahu kita bisa melatih atau nggak,” tutur Eduard Tjong.

Rencananya, Madura FC akan memulai persiapan pada 10 Mei 2019. Ada 50 pemain yang sudah mendaftarkan diri untuk ikut seleksi. Jumlah ini bisa bertambah, disesuaikan dengan kebutuhan lini per lini.

Nofik Lukman Hakim