Gelandang Muda Persis Solo Termotivasi Ikuti Jejak Bintang Persipura Jayapura

Gelandang muda Persis Solo, Muhammad Dyan Aulia Burhanuddin. Foto : Nofik Lukman Hakim

Gelandang muda Persis Solo Muhammad Dyan Aulia Burhanuddin begitu bersemangat menatap pertandingan melawan Timnas Indonesia U-19 di Stadion Manahan Solo, Senin (28/5/2018) pukul 20.30 WIB. Eks Bali United ini berharap bisa diturunkan pada laga uji coba tersebut.

Ada misi ganda yang coba diusung Burhanuddin. Dalam lima laga Laskar Sambernyawa di kompetisi Liga 2 2018, dia belum sekalipun masuk line up.

Burhanuddin kalah bersaing dengan sederet seniornya yang jauh memiliki jam terbang. Pemuda 18 tahun ini ingin membuktikan bahwa kemampuannya tak kalah dengan M Wahyu, Bayu Andra, Heru Setiawan maupun Eli Nasoka.

Selain itu, Burhanuddin juga ingin menyusul jejak bintang Persipura Jayapura, Gunansar Papua Mandowen. Pencetak gol termuda di kompetisi Liga 1 ini merupakan rekan Burhanuddin di Timnas U-16 pada 2015 lalu.

Gunansar juga baru kali ini dipanggil Timnas U-19, setelah terakhir kali gabung Timnas U-16. Selain Gunansar, ada pula Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri yang berstatus alumnus Timnas U-16 tahun 2015 lalu.

Baca Juga  Jelang Hadapi PSIS, PSS Sleman Fokus Recovery Pemain

“Saya sangat senang Persis Solo bisa menghadapi Timnas U-19. Kalau para senior punya semangat 100 persen, saat ini saya punya semangat 200 persen,” terang Burhanuddin saat berbincang dengan KAMPIUN.ID di Stadion Manahan Solo, Kamis (24/5/2018) sore.

Burhanuddin belum tahu apakah akan mendapat kesempatan bermain. Yang jelas dirinya dalam kondisi siap. Jika melihat keinginan pelatih Jafri Sastra memberi kesempatan pada banyak pemain, Burhanuddin pun punya peluang besar dimainkan.

“Kalau pelatih memberi kepercayaan, saya siap memberikan yang terbaik. Saya ingin membuktikan kualitas dan masuk Timnas lagi,” tuturnya.

Burhanuddin sudah memakai seragam garuda di dada dari level Timnas U-12. Dia kemudian kembali masuk Timnas U-14 dan Timnas U-16. Sayangnya saat membela Timnas U-16, Burhanuddin dan rekan-rekannya gagal bertanding karena Indonesia terkena sanksi dari FIFA.

Nofik Lukman Hakim