Hadapi Persiba Balikpapan, Kesempatan PSIM Jogja Dekati Poin Nol

Penyerang PSIM Jogja, Arif Tumin saat berusaha menembus lini belakang PSCS Cilacap dalam uji coba di Stadion Sultan Agung Bantul, Sabtu (31/3/2018). Foto : Richie Setiawan

PSIM Jogja punya kesempatan besar untuk mendekatkan jarak dengan para rivalnya di grup timur. Laskar Mataram akan menjamu Persiba Balikpapan di Stadion Sultan Agung Bantul, Selasa (15/5/2018) pukul 15.00 WIB.

Skuad besutan Bona Simanjuntak saat ini masih betah di dasar klasemen grup timur. Namun setidaknya PSIM sudah bisa memangkas hukuman minus sembilan poin dari FIFA. Kini PSIM tinggal minus empat poin.

Kemenangan atas Persiba akan mendekatkan PSIM ke poin nol. Mereka pun punya peluang meninggalkan posisi juru kunci. Apalagi Persiwa Wamena masih poin nol dan PSBS Biak juga baru mengoleksi satu poin.

Manajer PSIM Jogja, Erwan Hendarwanto meminta para pemain untuk bermain lepas. Kemenangan pada laga tandang lawan Persegres Gresik jadi motivasi untuk meraih hasil serupa di kandang sendiri.

“Yang penting berjuang, jangan menjadikan pengurangan poin sebagai beban. Semua partai kita anggap sebagai final, kita berikan yang terbaik,” terang Erwan kepada KAMPIUN.ID

Erwan menilai persaingan grup timur cukup berimbang. Tak ada tim yang begitu mendominasi. Dia menyebut peluang PSIM menjauhi zona degradasi cukup terbuka. Tinggal usaha para pemain untuk bisa menjaga peforma terbaik ini.

“Tidak ada tim yang superior. Buktinya ada juga tim yang kalah di kandang. Tentu ini yang harus kita antisipasi. Kita harus terus tingkankan kondisi tim, sehingga target-target poin yang ditetapkan bisa tercapai,” ucapnya.

Terpisah, Pelatih PSIM Bona Simanjuntak berharap para pemain bisa tampil seperti saat mengalahkan Persegres, atau bahkan ditingkatkan lagi. Dia mewanti-wanti para pemain agar lebih konsentrasi saat menghadapi peluang bola mati.

“Saat lawan Persegres kita kemasukan dua gol lewat peluang bola mati. Ini sudah kita antisipasi dalam latihan. Semoga kita bisa meraih hasil terbaik,” tuturnya.

Nofik Lukman Hakim