Ini Komentar Pelatih PSS Sleman Usai Dikalahkan Madura FC 1-2

Penyerang PSS Sleman, Tambun Naibaho saat dikawal ketat dua bek Madura FC dalam laga Liga 2 2018 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Rabu (2/5/2018). Foto : Richie Setiawan

SLEMAN – Pelatih PSS Sleman Herry Kiswanto mengakui Madura FC bermain lebih bagus hingga meraih kemenangan 2-1 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Rabu (2/5/2018). Kekalahan ini menjadi cambuk untuk bangkit di 20 laga sisa fase grup.

Herry Kiswanto menilai para pemain terlalu tergesa-gesa melakukan serangan. Ada banyak umpan panjang yang harusnya tak dilakukan. Aliran bola dari kaki ke kaki tak jalan.

Sebaliknya Madura FC bermain lebih efektif. Lawan bermain lebih pintar dengan mengandalkan serangan balik cepat. Dua gol akhirnya didapat Salahudin memanfaatkan kecepatan para pemain depan.

“Kita banyak menekan, tapi hasilnya mereka lebih bagus. Saya ucapkan selamat pada tim lawan. Mereka berhasil mencetak dua gol. Kita banyak menekan, tapi hanya bisa satu gol,” terang Herry Kiswanto dalam jumpa pers usai pertandingan.

“Konsentrasi serta disiplin harus diperbaiki lagi. Sepak bola tidak lepas dari itu. Organisasi, disiplin. Di saat kita sering gagal menyerang, biasanya posisi-posisi tidak terkontrol dengan baik,” lanjutnya.

“Lawan lebih bagus, kita akui. Pintar mereka jaga ritme permainan, bisa mengontrol. Begitu kita gagal, serangan balik itulah yang jadi andalan.”

“Ekpektasi dari para pendukung sangat besar, tapi hasil hari inikurang baik. Anak-anak sudah berupaya keras, tapi harus banyak yang kita perbaiki lagi kedepannya. Hari ini kita hilang poin, kita akan berusaha curi poin di laga tandang,” pungkasnya.

Setelah ini PSS Sleman akan melakoni dua laga away melawan Persegres Gresik United pada Minggu (6/5/2018) dan PSBS Biak pada Jumat (11/5/2018).

Nofik Lukman Hakim