Ini Kunci Kemenangan Madura FC Atas PSS Sleman di Maguwoharjo

Cristian Gonzales terlihat begitu kecewa setelah timnya dikalahkan Madura FC 1-2 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Rabu (2/5/2018). Foto : Richie Setiawan

SLEMAN – Pelatih Madura FC Salahudin bersyukur timnya bisa meraih kemenangan atas PSS Sleman 2-1 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Rabu (2/5/2018) sore.

Kemenangan ini tak lepas dari strategi serangan cepat yang membuat kocar-kacir pertahanan tuan rumah. Sejak awal strategi ini sudah dipersiapkan karena mengetahui lini belakang Elang Jawa tak punya kecepatan.

“Ini pertandingan yang sangat sulit. Kita tahu di kandang Sleman, kita tahu dukungan luar biasa dari suporternya, kita tahu materi pemain bagus, hasil uji coba juga bagus. Alhamdulillah anak-anak bisa bermain lepas, bisa all out. Kemenangan ini karena Allah,” terang Salahudin dalam jumpa pers usai pertandingan.

“Saya bilang PSS akan menekan kita pada babak kedua. Curi mereka, kasih bola antara bek mereka, adu lari. Karena saya tahu beberapa pemain PSS agak kurang cepat. Akhirnya kita dapat gol menit akhir,” lanjutnya.

Bayu Firmansyah yang jadi penentu kemenangan memang sengaja dipersiapkan dari bangku cadangan. Bayu memiliki kecepatan untuk adu lari dengan Achmad Hisyam Tolle dan Yudi Khoeruddin.

“Bayu memang cepat, punya skill individu. Dia memang kartu As saya yang dimasukkan pada babak kedua. Saya minta dia untuk adu lari. Akhirnya bisa cetak gol,” pungkasnya.

“Para pemain kita banyak yang masih muda. Mereka punya tenaga, punya semangat. Jadi saya tekankan tidak ada yang tidak mungkin. Dimanapun kalau ada kerja keras pasti bisa menang,” tuturnya.

Dua gol kemenangan Madura FC dicetak Yusuf Effendi menit 8 dan Bayu Firmansyah menit 95. Sementara gol balasan PSS Sleman dicetak Cristian Gonzales menit 79. Tambahan tiga poin membuat Madura FC kokoh di puncak klasemen grup timur dengan enam poin.

Nofik Lukman Hakim