Ini Program PSIR Rembang Selama Jeda Bulan Ramadan

Pelatih PSIR Rembang, Uston Nawawi saat mengamati permainan anak asuhnya, dalam laga lawan PSS Sleman, Sabtu (14/4/2018) lalu. Foto : Richie Setiawan

PSIR Rembang meraih hasil mengecewakan dalam lima laga awal dalam kompetisi Liga 2 2018. Laskar Dampo Awang baru meraih dua poin dan menjadi juru kunci grup barat.

Dua poin didapat dari hasil imbang lawan Aceh United 2-2 di Stadion Harapan Bangsa dan lawan Cilegon United 1-1 di Stadion Delta Sidoarjo.

Sementara tiga kekalahan diderita dari PSPS Riau 0-1 di Stadion Kaharudin Nasution, dari Semen Padang 1-2 di Stadion Krida Rembang dan dari Persiraja Banda Aceh 0-2 di Stadion H Dimurthala, Aceh.

Hasil itu tentu jauh diluar harapan PSIR. Untung saja, kompetisi kasta kedua tak digelar pada bulan Ramadan. Laga selanjutnya baru dilakukan pada 4 Juli mendatang melawan Perserang Serang di Stadion Krida Rembang.

Artinya, PSIR punya waktu cukup lama untuk berbenah lagi. Rudi Bogel dan kawan-kawan akan berlatih pada pertengahan pekan depan.

Pelatih PSIR, Uston Nawawi mengatakan pembenahan terjadi di semua lini. Mulai lini belakang, tengah dan depan. Menurutnya, PSIR cukup tajam dalam membuat gol. Namun juga lemah dalam menjaga keunggulan.

“Kita akan coba memperbaiki kekurangan yang ada, sehingga bisa memaksimalkan laga tersisa. Programnya mulai antara tanggal 23 atau 24 Juni ini,” terang Uston Nawawi kepada KAMPIUN.ID, Sabtu (19/5/2018) siang.

“Pada intinya bagaimana kita bisa memanfaatkan peluang menjadi gol dan kita tidak mudah kebobolan. Tampil lebih konsisten sepanjang pertandingan,” lanjutnya.

Uji coba menjadi salah satu agenda yang masuk program bulan Ramadan. Hanya saja, Uston belum mengetahui akan berhadapan dengan tim mana. Dia berharap bisa melawan tim selevel dari grup timur.

“Pasti ada uji coba, tinggal nanti ditentukan akan main sore atau malam. Lihat kondisinya nanti seperti apa,” tutur pelatih yang kini sedang mengikuti kursus lisensi A AFC ini.

Selain permasalahan teknis, dia juga memperhatikan non teknis. Dia berharap para pemain tak menjadikan hasil kurang memuaskan dalam lima laga awal sebagai beban.

“Setelah Ramadan ada dua pertandingan kandang. Itu harus kita menangkan agar pemain lebih percaya diri dan lepas dari tekanan,” pungkasnya.

Nofik Lukman Hakim