Intensitas Latihan Persebaya Surabaya Tak Menurun

Otavio Dutra mencoba menahan pergerakan Fandi Eko Utomo pada sesi latihan di Stadion Jenggolo, Sidoarjo sore tadi (1/4). Skuad Persebaya diminta untuk selalu waspada dan fokus saat menghadapi Madura United pada babak semifinal Piala Presiden 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu sore (3/4) (via persebaya.id)

Bulan ramadhan bukan halangan Persebaya melakoni sesi latihan. Mereka langsung menggelar latihan dengan intensitas tinggi di Stadion Gelora Bung Tomo,Selasa (7/5) sore. Pelatih Djadjang Nurdjaman tidak menurunkan tempo latihan lantaran jadwal ketat sudah menanti Persebaya.

Latihan Green Force tidak diturunkan karena akan melakoni laga uji coba bertajuk Jogo Suroboyo Game melawan Persela Lamongan, Sabtu (11/5) mendatang.

“Intesitas latihan tidak ada pengurangan karena kami langsung menghadapi pertandingan. Kami tidak punya waktu yang banyak. Hari pertama latihan di ramadhan ini memang terlihat para pemain masih kesulitan mengikuti ritme,” ujar Djanur yang dilansir dari situs resmi klub.

“Tetapi saya berharap di sesi latihan berikutnya para pemain sudah bisa berlatih secara normal seperti hari-hari biasanya,” imbuh pelatih berusia 60 tahun ini.

Djanur juga meminta Misbakus Solikin dkk untuk menambah asupan gizi agar kondisinya tetap terjaga.

Djanur juga menyebutkan jika tim kebanggaan Bonek bakal berlatih di malam hari. Mengacu dari draft pertandingan, selama ramadhan Persebaya bakal bertanding tiga kali. Dua kali tandang ke markas Bali United FC, Kamis (16/5) dan Kalteng Putra, Selasa (21/5) serta menjamu PSIS Semarang, Kamis (30/5). Ketiga laga ini dimainkan mulai pukul 20:30 WIB.

“Sangat memungkinkan kami berlatih malam hari. Ini untuk membiasakan para pemain menghadapi pertandingan yang bakal digelar mulai pukul 20.30 WIB. Sudah pasti butuh adaptasi, saya berharap manajemen bisa memfasilitasi latihan malam,” beber Djanur.

Pada latihan tadi, enam pemain Persebaya masih absen. Mereka adalah Amido Balde dan Damian Lizio yang tengah mengurus KITAS. Sementara Nelson Alom dan Manuchehr Jalilov menjalani pemulihan. Sedangkan Irfan Jaya serta Osvaldo Haay kesulitan mencari tiket pesawat terbang ke Surabaya.