Jelang Kick-off Liga 1 2019, Pemain PSS Sleman akan Dibawa ke Pondok Pesantren

Launching PSS Sleman untuk menghadapi Liga 1 2019. Foto: Febri Aldi

Para pemain PSS Sleman akan mendapat pendampingan mental dan psikologis sebelum menghadapi Liga 1 2019. Rencananya, Bagus Nirwanto dan kolega bakal dibawa ke Pondok Pesantren (Ponpes) Ora Aji, Kalasan, Sleman, pada Minggu (12/5/2019) sore WIB.

Komisaris PT Putra Sleman Sembada (PSS), yang juga pengasuh Ponpes Ora Aji, Miftah Maulana, menerangkan bahwa seluruh pemain Super Elang Jawa diboyong untuk buka bersama dan diberi pendampingan.

“Ya, hari Minggu kita akan buka puasa bersama di pondok. Semua pemain kita bawa ke sana. Nanti, juga akan ada pembekalan untuk pemain, sebelum buka puasa bersama,” kata pria yang akrab disapa Gus Miftah tersebut.

Menurut Gus Miftah, sepak bola tidak hanya menyoal permainan di atas lapangan, tetapi juga dipengaruhi oleh mental dan psikologis. Oleh karena itu, akan ada pembekalan tersebut sebelum PSS Sleman berjuang di Liga 1 2019.

“Jadi, insya Allah ada pembekalan untuk pemain. Saya pikir, sepak bola bukan hanya permainan di lapangan belaka, tapi juga ada faktor mental dan psikologis di sana. Nanti kami akan masuk di mental dan psikologis,” tuturnya menambahkan.

PSS Sleman akan menghadapi Arema FC pada laga pembuka Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (15/5/2019). Gus Miftah tidak memungkiri bahwa anak asuh Milomir Seslija adalah lawan yang sulit.

Namun, lawan berat bukan tidak mungkin untuk dikalahkan. Ia pun menghimbau suporter agar berbondong-bondong datang ke stadion untuk memberikan dukungan penuh terhadap perjuangan PSS Sleman di lapangan.

“Ini memang ujian berat bagi kami. Laga perdana harus menghadapi Arema FC. Tapi mudah-mudahan teman-teman suporter juga kompak datang ke stadion untuk support pemain,” tutup Gus Miftah.

Febri Aldi