Kalteng Putra Kehilangan Sosok Holding Midfielder

Kalteng putra.

Kalteng Putra belum menunjukkan sinarnya sebagai tim dengan deretan pemain bintang. Dalam lima pertandingan Liga 2 2018, Kalteng Putra hanya menduduki peringkat lima klasemen sementara grup timur.

Skuad besutan Kas Hartadi mencatatkan sekali kemenangan, tiga hasil seri dan sekali kekalahan. Firman Utina dan kawan-kawan berada dibawah Madura FC dengan 11 poin, PSS Sleman (10 poin), Blitar United (8 poin) dan PS Mojokerto Putra (7 poin).

Jeda kompetisi selama bulan Ramadan menjadi berkah bagi Kalteng Putra. Mereka punya waktu berbenah lagi. Kalteng Putra akan memulai program pada bulan Ramadan mulai Rabu (23/5/2018) mendatang.

Pelatih Kalteng Putra, Kas Hartadi mengatakan fokus pembenahan ada pada sektor tengah dan belakang. Mulai dari transisi menyerang ke bertahan hingga memaksimalkan peran gelandang untuk mematahkan serangan.

“Kita lemah di gelandang. Feri Aman, Firman Utina dan Moses tipe menyerang semua. Kita tidak ada sosok yang bisa mematahkan serangan lawan. Sementara compact defense juga lemah. Dua stoper kurang koordinasi. Bek sayap tidak disiplin dalam turun ke belakang,” terang Kas Hartadi kepada KAMPIUN.ID, Rabu (16/5/2018).

Saat Piala Presiden 2018 lalu, Kalteng Putra punya Dadang Apridianto yang berperan sebagai holding midfielder. Namun mantan pemain PSBK Blitar tersebut tak bisa main dalam lima laga awal karena tengah menjalani sanksi larangan bermain.

Sanksi itu didapat musim lalu saat PSBK Blitar bermain melawan Persewangi Banyuwangi untuk memperebutkan tiket playoff Liga 2 2017. Dadang menjadi salah satu pemain yang terlibat kericuhan dengan pemain Persewangi.

“Saat Piala Presiden kita bisa patahkan serangan lawan. Itu kerjanya Dadang. Tapi dalam lima pertandingan ini kita tidak bisa mainkan dia. Sementara sanksinya antara delapan sampai sepuluh pertandingan,” ucap Kas Hartadi.

“Dadang sudah absen lima pertandingan. Setelah ini kita akan ajukan banding. Semoga saja setelah Ramadan nanti Dadang bisa main lagi,” lanjut pelatih asal Sukoharjo ini.

Kas menyebut waktu efektif untuk latihan selama bulan Ramadan sekitar dua pekan. Dia berharap jeda ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan akan membuat Kalteng Putra lebih siap menatap 17 pertandingan sisa fase grup.

Nofik Lukman Hakim