Kapten Sriwijaya FC Bicara Persaingan Liga 2 2019

Kapten Sriwijaya FC, Ambrizal berusaha merebut bola yang terhenti dalam genangan pada pertandingan uji coba di Stadion Mini Tumang, Cepogo, Boyolali, Minggu (28/4/2019) sore. Foto : Nofik Lukman Hakim

Sriwijaya FC menjadi salah satu unggulan pada kompetisi Liga 2 2019. Tim besutan Kas Hartadi dihuni para pemain berkualitas yang punya pengalaman menghadapi ketatnya sebuah kompetisi.

Ambrizal Ammar menjadi salah satu pilar musim ini. Ini menjadi kesempatan kedua setelah musim 2007 hingga 2010 lalu juga berseragam Sriwijaya FC.

Bek berusia 38 tahun ini akan menjadi palang pintu Laskar Wong Kito, bersama Bruno Casimir, Rahmat Juliandri dan Muhamad Hamdan Zamzani. Ban kapten pun berada di lengan pemain yang musim lalu jadi bagian Bhayangkara FC ini.

“Tentunya senang bisa kembali menjadi bagian tim Sriwijaya FC lagi,” terang Ambrizal kepada KAMPIUN.ID.

Banyak pihak menyebut Sriwijaya FC merupakan unggulan teratas grup barat. Namun Ambrizal melihat kompetisi mendatang akan berjalan sengit, sejak fase grup. Untuk itu, dia dan rekan-rekannya harus berlatih lebih keras lagi.

“Liga 2 musim ini sangat seru. Ada PSIM, Persita, PSMS Medan dan Mitra Kukar yang juga punya target. Kami harus bersiap lagi dari sekarang,” ucapnya.

Starting eleven Sriwijaya FC. Foto : Nofik Lukman Hakim

Ambrizal menilai, dia dan rekan-rekannya mulai menunjukkan progres. Komunikasi antarpemain mulai lancar. Apalagi setelah melakukan tiga uji coba melawan Persebi Boyolali, Badak Lampung FC dan Persis Solo, timnya bisa berbenah lagi

“Dari uji coba ini sudah nampak apa yang perlu kita benahi untuk kedepannya,” tuturnya.

Soal posisinya sebagai kapten tim, Ambrizal menilai hal ini sebagai tugas bersama. Dia pun mengajak para pemain untuk sama-sama mempunyai rasa memiliki Sriwijaya FC.

“Kalau semua sudah merasa memiliki, ban kapten ini hanya sebuah lambang saja,” pungkasnya.

Nofik Lukman Hakim