Kesabaran PSIM Jogja Mulai Berbuah Manis

Pelatih PSIM Jogja, Bona Simanjuntak. Foto : Nofik Lukman Hakim

PSIM Jogja mulai menuai hasil berkat perburuan pemain pada detik-detik terakhir sebelum kompetisi Liga 2 2018 bergulir. Tiga dari empat rekrutan teranyar sukses memberi kontribusi para permainan Laskar Mataram.

PSIM mengawali kompetisi musim ini dengan hasil kurang mulus. Mereka dikalahkan Madura FC 1-3 di Stadion Ahmad Yani Sumenep dan ditahan imbang PS Mojokerto Putra (PSMP) 0-0 di Stadion Sultan Agung Bantul.

Baru pada dua laga tandang terakhir, Laskar Mataram mulai menunjukkan tajinya. Mereka menahan imbang PSBS Biak 0-0 di Stadion Cendrawasih Biak. Lalu pada Kamis (10/5/2018) sore, skuad besutan Bona Simanjuntak menaklukkan Persegres Gresik 3-2 di Gelora Joko Samudro Gresik.

Buah kesabaran dalam berburu pemain menunjukkan hasil dengan peforma impresif Fandy Edy, Hendrico Satriadi dan Ismail Haris. Khusus nama terakhir, dia sukses berperang dalam menggantikan Wirahadi Kusuma yang mundur dari skuad Laskar Mataram karena fokus penyembuhan cedera.

Dua gol sudah dicetak eks penggawa PSM Makassar dan Persiba Balikpapan tersebut. Satu gol ke gawang Madura FC dan satu gol ke gawang Persegres Gresik.

Fandy Edy juga tak kalah menawan. Eks penggawa Persis Solo ini tak pernah tergeser dari sektor belakang. Dia bisa berperan sebagai bek kanan, bek tengah dan bek kiri.

Belum lagi peran Hendrico yang menawan lewat akselerasinya. Lini belakang Persegres harus dibuat pontang-panting untuk menjaga pemain dengan kecepatan tinggi ini.

Manajer PSIM Jogja, Erwan Hendarwanto mengatakan selama ini timnya memang berhati-hati dalam merekrut pemain. PSIM tak ingin sekadar merekrut pemain dengan nama besar, namun secara kemampuan biasa saja.

“Tidak dipungkiri kesabaran kita untuk mencari pemain yang pas di empat posisi itu akhirnya ada hasilnya. Kita dapatkan pemain yang pas sesuai kebutuhan tim. Tapi tetap harus kita perbaiki lagi. Kalau chemistry semakin bagus, saya yakin mereka akan semakin bagus peformanya,” terang Erwan kepada KAMPIUN.ID, Kamis (10/5/2018).

Hal sama juga diungkapkan Pelatih PSIM, Bona Simanjuntak. Dia menilai para pemain baru sudah memberikan kontribusi positif. Pelatih lisensi B AFC ini juga memberikan kredit tersendiri untuk Ismail Haris.

“Ismail kita lihat bagus. Dia punya peranan penting. Dia bisa membuat musuh kewalahan. Saya kira Ismal berperan. Dia bagus hari ini, begitu juga pemain lain,” ucap Bona.

Bona pun berharap para pemain akan semakin kompak kedepannya. Skuadnya enggan terbebani dengan sanksi pengurangan sembilan poin. Dengan kemenangan atas Persegres, mental dan percaya diri pemain semakin meningkat.

Nofik Lukman Hakim