Komentar Raymond Tauntu soal Ban Kapten PSIM Jogja

Raymond Tauntu bersama Yoga Pratama. Foto : Richie Setiawan

PSIM Jogja belum menentukan siapa kapten tim untuk musim 2019. Sejauh ini, dua kandidat utama yang telah muncul namanya adalah dua pemain kawakan Laskar Mataram, Raymond Ivantonius Tauntu dan Hendika Arga Permana.

Pelatih PSIM Jogja, Vladimir Vujovic, pun telah menyerahkan keputusan kepada kedua pemain tersebut terkait ban kapten tim di Liga 2 2019. Sebab, mereka dianggap sama-sama memiliki karakter yang dibutuhkan untuk mempimpin Cristian Gonzales dan kolega di lapangan.

Raymond mengaku telah mengikuti perintah pelatih untuk berdiskusi. Namun, gelandang 26 tahun itu mengaku menentukan siapa yang akan menjadi kapten PSIM. Sejauh ini, ia dan Hendika Arga bergantian menjadi kapten tim dalam pertandingan uji coba.

“Iya, Coach Vlado memang panggil kami berdua dengan Hendika Arga, dia suruh kami diskusi siapa yang akan menjadi kapten tim,” kata Raymond kepada KAMPIUN.ID.

“Kami sudah diskusi, saya pribadi lebih baik Arga saja atau yang lain. Soalnya yang laibih banyak yang layak dari saya. Jadi, untuk keputusan resmi belum, tetapi untuk sementara bergantian, kalau enggak Arga yang saya. Tapi belum ada keputusan,” tuturnya menambahkan.

Baca Juga  Sulit Cari Lawan Selevel, PSGC Ciamis akan Uji Coba Lawan Tim Kecamatan

Raymaond Tauntu dan Hendika Arga sendiri sama-sama pantas mengemban ban kapten PSIM Jogja di Liga 2 2019. Kedua pemain tersebut sudah memiliki pengalaman ketika bergantian menjadi kapten Laskar Mataram di musim lalu.

Febri Aldi