Komentar Stefano Cugurra Soal Kekalahan Atas Barito Putera

Pelatih PSIS Semarang, Vincenzo Alberto Annese (kiri) saat berjabat tangan dengan pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco di Stadion Sultan Agung Bantul, Jumat (20/4/2018). Foto : Richie Setiawan

BANJARMASIN – Persija Jakarta gagal memetik poin saat bertandang ke kandang Barito Putera di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Rabu (30/5) malam, dalam laga lanjutan Liga 1 2018 pekan ke-11.

Maan Kemayoran -julukan Persija- kalah dari Barito Putera dengan skor 2-1.

Pelatih Stefano Cugurra menilai timnya kurang fokus saat gol pertama terjadi meskipun begitu ia menilai pelanggaran yang dilakukan Rohit Chand masih bisa diperdebatkan. Namun untuk gol dua dari Barito, pelatih asal Brasil ini memberikan ancungan jempol.

“Gol pertama kurang konsentrasi waktu marking. Pemain Barito punya kualitas umpan bola, dan heading. Kami salah konsentrasi. Tapi sekali lagi itu bukan pelanggaran. Wasit yang kasih,”terang pelatih yang akrab disapa Teco, saat sesi jumpa pers, Rabu (30/5/2018).

“Sementara gol kedua Barito berawal dari counter attack, sangat cantik dan kualitas dari Barito juga,” tambahnya.

Lebih lanjut Teco juga menyebut timnya sepatutnya bisa mencetak gol pada awal-awal laga. Sayangnya diakui eks Siam Navy ini banyak pemainnya yang tidak tenang dalam menyelesaikan peluang alhasil mereka gagal mencetak gol.

“Kita main terbuka, mungkin babak pertama kita punya peluang, tapi finishing tidak bagus. Kalau kita bisa cetak gol dulu, partai akan beda,” tambahnya.

Pertandingan hari ini akan menjadi sebuah pelajaran berharga bagi Persija untuk laga kedepannya. Apalagi, pada tangga 3 Juni 2018 nanti, Persija sudah ditunggu Persebaya Surabaya di Stadion Sultan Agung, Bantul Jogjakarta.

“Sekali lagi kami sudah kerja keras. Kami fokus ke pertandingan ke depan mengingat sudah dekat lawan Persebaya. Kita harus istirahat, fokus lawan Persebaya,”tutupnya.