Pelajaran Berharga Mitra Kukar Setelah Kalah Telak dari Babel United

Mitra Kukar saat berlatih di Stadion Bea Cukai, Jakarta Timur. Foto : Facebook Mitra Kukar

Mitra Kukar secara mengejutkan kalah telak dari Babel United 0-3 dalam partai uji coba di Lapangan Babek TNI, Jakarta Utara, Minggu (26/5/2019) malam. Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga sebelum mengarungi kompetisi Liga 2 2019.

Mitra Kukar jelas dalam posisi diunggulkan. Apalagi dari segi materi pemain, tak ada perubahan signifikan. Pemain-pemain yang diandalkan pada kompetisi Liga 1 2018 dan Piala Presiden 2019 masih mendominasi.

Namun kekalahan dari Babel United menjadi pengingat. Liga 2 bukan sekadar kompetisi kasta kedua, namun tantangan yang dihadapi justru lebih besar. Ada perbedaan mencolok dari karakter bermain maupun kondisi lapangan.

“Uji coba ini bisa memberi gambaran, Liga 2 mainnya dengan pressure yang tinggi, lapangan tidak sebagus Liga 1. Ini jadi pelajaran buat pemain, Liga 2 nggak semudah yang dikira, tetap punya tantangan tersendiri,” kata Asisten Pelatih Mitra Kukar, Asep Suryadi kepada KAMPIUN.ID, Senin (27/5/2019) sore.

Transisi menjadi salah satu kelemahan yang terlihat dalam laga lawan Babel United. Tiga gol yang dicetak Babel United semuanya melalui proses serangan balik.

Baca Juga  Rapor Pramusim Super Buruk, Persik Kediri Sukses Unjuk Gigi di Liga Resmi

“Kita sebenarnya lebih menguasai bola, tapi ketika hilang bola, mereka melakukan serangan balik, transisi kita tidak jalan,” tuturnya.

“Ada beberapa kondisi pemain belakang kita tinggal dua, sementara lawan bisa empat sampai lima pemain. Itu sih yang paling mencolok, masalah transisi. Tiga gol lawan prosesnya serangan balik semua,” lanjutnya.

Asep menilai permasalahan transisi ini sebagai hal wajar. Selama persiapan, tim pelatih yang ada belum menekankan masalah sistem bermain. Fokus utama pada awal pemusatan latihan di Jakarta ini lebih ke peningkatan kebugaran.

Penentuan sistem bermain akan ditentukan oleh pelatih kepala. Hingga kini, manajemen Mitra Kukar belum menentukan siapa pelatih kepala yang akan menangani pada kompetisi Liga 2 2019.

“Kita memang tidak pernah latihan khusus masalah sistem bertahan maupun menyerang. Fokusnya lebih menaikkan kebugaran, membuat mereka lebih kompak. Untuk sistem bermain, nanti pelatih kepala yang akan menentukan,” ucapnya.

“Untuk kebugaran sudah oke. Kemarin dengan high pressure, sampai menit 60, pemain tidak ada masalah,” imbuhnya.

Baca Juga  Daftar Pemain Sulut United di Liga 2 2019, 4 Nama dari Bali United

Mitra Kukar masih memiliki satu uji coba lagi pada akhir bulan Mei. Mitra Kukar berharap bisa menghadapi salah satu klub Liga 2 yang ada di sekitar DKI Jakarta. Sulut United yang akan seleksi di Jakarta menjadi salah satu alternatif.

Nofik Lukman Hakim