Pelatih Chile Bicara Soal Kekuatan Persis Solo

Pelatih Aceh United, Simon Pablo Elissetche Correa saat memberikan pengarahan pada anak asuhnya saat sesi latihan di Stadion Moh Sarengat, Batang, beberapa waktu lalu. Foto : Media Officer Aceh United

ACEH – Kemenangan menjadi harga mati buat Aceh United saat melakoni laga kandang perdana melawan Persis Solo di Stadion Harapan Bangsa (SHB), Banda Aceh, Sabtu (5/5/2018) malam. Mereka butuh tiga poin untuk naik ke posisi atas Liga 2 grup barat.

Aceh United sadar mereka akan melawan Laskar Sambernyawa yang menunjukkan peforma menawan pada dua laga awal. Skuad besutan Jafri Sastra meraih dua kemenangan serta memasukkan enam gol.

Catatan ini tentu sangat diwaspadai tuan rumah. Pelatih Aceh United, Simon Pablo Elissetche Correa menaruh perhatian penuh pada dua sayap Persis Solo. Baik sektor kanan maupun kiri memiliki kecepatan yang sama.

“Persis Solo merupakan tim bagus. Dua pertandingan bisa dapat enam poin. Semua pemain lawan sangat kami waspadai, terutama kecepatan dari winger mereka. Tim kami harus waspada,” kata Simon dalam jumpa pers di Komplek SHB, Jumat (4/5/2018) petang.

Simon bukan saja sudah mempelajari kekuatan Persis Solo. Dia juga membenahi kelemahan timnya setelah kalah telak 0-3 dari Persik Kendal, Minggu (29/4/2018). Tiga gol itu semua tercipta lewat skema serangan balik.

“Dua pertandingan awal kami lemah mengantisipasi serangan balik lawan. Kita bisa kuasai permainan, tapi kemasukan lewat serangan balik. Kami sudah melakukan perbaikan. Kemenangan jadi harga mati,” tutur pelatih asal Chile tersebut.

Duet Arianto dan Yongki Aribowo akan kembali jadi andalan. Mereka akan mendapat umpan-umpan matang dari mantan pemain Sriwijaya FC, Syakir Sulaiman. Kecepatan Hendra Sandi dari sayap diharapkan bisa memberi suplai bola ke dua penyerang.

Nofik Lukman Hakim