Pelatih Madura FC Bicara Persaingan Grup Timur Liga 2 2019

Madura FC. Desain: Jaladwara

Madura FC percaya diri menatap persaingan Liga 2 2019. Skuat besutan Eduard Tjong tak gentar meski rival di grup timur sudah memulai persiapan lebih awal.

Madura FC baru memulai seleksi pemain pada 10 Mei lalu. Laskar Jokotole berburu penggawa anyar lantaran skuat musim lalu laris manis diminati klub lain. Tercatat per Rabu (29/5/2019), ada 24 pemain yang jadi bagian tim Madura FC.

Musim ini Madura FC kembali tergabung di grup timur. Mereka akan bertemu PSIM Jogja, Persis Solo, Persatu Tuban, Persik Kediri, Blitar United, Sulut United, Persiba Balikpapan, Martapura FC, Mitra Kukar, Persewar Waropen serta PSBS Biak.

Pelatih Madura FC, Eduard Tjong, menilai peluang timnya bersaing masuk posisi empat besar masih terbuka. Apalagi dari segi materi pemain, Madura FC tak kalah dibanding kontestan lainnya.

“Saya kira yang paling berat PSIM, karena mereka sudah persiapan lama dan kualitas pemainnya juga bagus. Kalau tim-tim lain sama saja, perbedaannya hanya soal waktu persiapan saja,” kata Eduard Tjong kepada KAMPIUN.ID

Baca Juga  Prajurit Kopassus Diwacanakan Dapat Pelatihan MMA

“Untuk memenuhi target lolos 8 besar, kita harus sapu bersih laga kandang dan mulai berhitung untuk ambil poin di luar kandang. Saya yakin peluang sangat terbuka,” lanjutnya.

Pada partai pertama Liga 2, Madura FC akan menjamu Persis Solo di Stadion Ahmad Yani, Sumenep, pada 25 Juni 2019 mendatang. Eduard Tjong berharap, timnya bisa melakoni uji coba lawan tim selevel setelah libur lebaran nanti.

“Kita baru main tanggal 25 Juni, masih ada cukup waktu setelah lebaran. Semoga kita bisa uji coba di kandang lawan tim Liga 2, lawan tim grup barat maupun timur tidak masalah,” ucapnya.

Nofik Lukman Hakim