Persiraja Minta Hasil Laga Lawan Persibat Dibatalkan

Pelatih Persiraja, Akhyar Ilyas saat mengamati permainan anak asuhnya dalam pertandingan di Stadion H Dimurthala, Aceh. Foto : Istimewa/Official Persiraja

Persiraja Banda Aceh resmi melayangkan protes kepada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB). Hal ini berkaitan dengan pertandingan melawan Persibat Batang di Stadion Moh Sarengat, Batang, Minggu (29/4/2018) lalu.

Dalam pertandingan tersebut, Persiraja mengalami kekalahan 1-2. Dua gol tuan rumah dicetak Ugiek Sugianto menit 19 dan Agung Supriyanto menit 53. Sementara gol Persiraja dicetak Vivi Asrizal menit 10.

Protes yang dilayangkan Persiraja melalui surat bernomor 53/Persiraja.LL/V-2018 itu berkaitan dengan proses terjadinya penalti yang berbuah gol lewat Ugiek menit 19.

Persiraja menilai dalam perebutan bola menyambut sepak sudut itu tak terjadi pelanggaran. Dalam surat itu Persiraja juga melampirkan video terjadinya penalti tersebut.

“Benar, kita sudah lakukan protes resmi kepada PSSI setelah mendapat video resmi sebagai bukti yang kuat,” terang Sekretaris Umum Persiraja, Rahmat Djailani dalam rilis yang diterima KAMPIUN.ID, Rabu (9/5/2018).

“Ada beberapa tuntutan yang kita ajukan di surat itu termasuk membatalkan hasil pertandingan, mencabut kartu kuning untuk Fani serta menghukum wasit di pertandingan tersebut.”

“Kami menggolongkan kejadian pinalti ini sebagai bencana sepak bola Indonesia. Tidak ada angin, tidak ada hujan wasit menghukum kita dengan pinalti. Padahal tidak ada kontak.”

“Jadi kita berharap PSSI dan PT. LIB bisa bersikap adil kepada kami. Itupun kalau kita mau kompetisi liga ini berkualitas dan menghasilkan tim nasional yang kuat.”

Persiraja sendiri sudah mengunggah rekaman terjadinya penalti pada akun instagram resminya. Dalam laga itu, pertandingan dipimpin wasit Hidayat asal Jawa Timur, dibantu Suranto asal Kepulauan Riau dan Samsul Bauhuri dari Riau.

Nofik Lukman Hakim