Program Bulan Ramadan, Persik Kendal Ingin Jajal PSS Sleman

Pergerakan Rifal Lastori saat dikawal ketat penggawa PSIR Rembang pada pertandingan uji coba di Stadion Maguwoharjo Sleman, beberapa waktu lalu. Foto : Richie Setiawan

Persik Kendal akan memanfaatkan jeda kompetisi Liga 2 2018 untuk berbenah. Skuad besutan Eduard Tjong juga ingin melawan PSS Sleman dalam uji coba di Stadion Maguwoharjo Sleman.

Laskar Bahurekso mencatatkan hasil kurang memuaskan pada lima laga awal kompetisi strata kedua. Persik hanya menduduki peringkat sembilan klasemen sementara grup barat dengan koleksi lima poin.

Mereka meraih sekali kemenangan atas Aceh United 3-0, bermain imbang lawan Persiraja Banda Aceh 0-0 dan PSPS Riau 0-0. Lalu dikalahkan Cilegon United 2-3 dan Perserang Serang 1-2. Ada 17 laga tersisa untuk merealisasikan target bertahan di Liga 2.

Pelatih Persik, Eduard Tjong mengatakan pada awal jeda bulan Ramadan ini, dia pilih meliburkan skuadnya. Program latihan baru akan dimulai pada Senin (21/5/2018) mendatang. Nantinya latihan akan digelar setiap sore, dengan menyisipkan program uji coba pada malam hari.

“Fokus utama lebih ke kerja sama tim, penyelesaian akhir, kualitas individu. Untuk pembenahan fisik jelas tidak mungkin, karena mayoritas pemain berpuasa. Saya juga sudah sampaikan ke manajemen untuk dilakukan dua uji coba,” terang Eduard Tjong kepada KAMPIUN.ID, Rabu (16/5/2018).

Dua uji coba akan dilakukan di luar Kendal. Ini karena Eduard Tjong menginginkan pertandingan digelar malam hari. Sementara Stadion Utama Kebondalem belum memiliki penerangan untuk laga malam hari.

Salah satu klub yang dibidik adalah PSS Sleman. Selain memiliki materi pemain yang bagus dan berbeda grup dengan Persik, Elang Jawa memiliki Stadion Maguwoharjo Sleman dengan kualitas penerangan berstandar FIFA.

“Sore jelas tidak efektif. Lebih baik main malam, walaupun kita harus away ke luar Kendal. Nanti selain Sleman, bisa tim-tim Liga 2 lain. Yang penting bukan dari grup barat,” tutur pelatih berlisensi A AFC ini.

Sebelum kompetisi bergulir, Persik sebenarnya sudah berkomunikasi dengan manajemen PSS untuk uji coba. Sayangnya kemudian uji coba batal dan Persik menjatuhkan pilihan pada PSIM Jogja untuk laga kandang dan tandang.

Nofik Lukman Hakim