PSIM Jogja Senang Satu Grup dengan Persis Solo

Para penggawa PSIM Jogja saat berlatih di Lapangan Kenari, Jogja, Jumat (24/5/2019). Foto : Nofik Lukman Hakim

Setelah enam tahun, PSIM Jogja dan Persis Solo akan kembali tergabung dalam satu grup di Liga 2 2019. Keputusan itu ditetapkan dalam managers meeting yang digelar operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) di Jakarta, Senin (27/5/2019).

Sejak musim 2013, Persis dan PSIM selalu dipisahkan setiap musim lantaran adanya kekhawatiran mengenai potensi bentrok suporter kedua tim. Dengan demikian, Derbi Mataram dipastikan bakal tersaji pada musim 2019.

Persis Solo menyambut baik keputusan tersebut, karena bisa dijadikan momentum untuk perdamaian suporter. Demikian pula dengan PSIM Jogja, melalui sekretaris tim Jarot Sri Kastawa mengaku telah berkomunikasi dengan manajer Persis, Setiawan Muhamad, pada managers meeting Liga 2.

Dalam pembicaraan tersebut, Jarot Sri Kastawa menerangkan bahwa PSIM dan Persis memiliki pendapat yang sama. Selain itu, pembagian grup yang menghasilkan Persis dan PSIM dalam Grup Timur itu juga sudah rasional, karena Persis tengah ber-hombase di Madiun.

“Kami merasa hasil pembagian grup itu cukup rasional. Persis sementara berkandang di Madiun, ya pasti lebih condong akan bertemu tim-tim dari wilayah timur. Termasuk bertemu dengan kami PSIM,” kata Jarot Sri Kastawa, Selasa (28/5/2019).

“Kemarin saya juga berbincang dengan Mas Iwan (manajer Persis), bahwa intinya kami sama-sama senang dengan hasil itu,” imbuhnya.

Selain Persis Solo dan PSIM Jogja, Grup Timur Liga 2 2019 akan dihuni Persatu Tuban, Persik Kediri, Madura FC, Blitar United, Mitra Kukar, Persiba Balikpapan, Martapura FC, Sulut United (dulu Bogor FC), PSBS Biak, dan Persewar Waropen.

Febri Aldi