Satu Grup dengan PSIM Jogja, Ini Respons Persis Solo

Selebrasi pemain Persis Solo usai Ugiek Sugianto (tengah) menjebol gawang Persik Kediri dalam uji coba di Stadion Brawijaya Kediri, Sabtu (27/4/2019). Foto : Nofik Lukman Hakim

Manajemen Persis Solo menyambut positif hasil pembagian grup Liga 2 2019. Laskar Sambernyawa senang bisa masuk grup timur, meski pada akhirnya harus berdampingan dengan PSIM Jogja.

Berada dalam satu grup menjadi kejutan tersendiri bagi tim maupun suporter Persis Solo serta PSIM Jogja. Terakhir, kedua tim berada di grup yang sama saat kompetisi Divisi Utama versi Liga Indonesia (LI) musim 2013.

Kala itu langkah kedua tim sama-sama terhenti di fase grup. Persis Solo berada di peringkat tiga dengan 18 poin, sementara PSIM satu tingkat dibawahnya dengan 17 poin.

Kali ini persaingan tentu lebih ketat. Kedua tim tak sekadar pasang target “berpartisipasi” seperti dulu. Persis Solo dan PSIM Jogja sama-sama punya ambisi untuk melenggang ke Liga 1 2020.

Manajer Persis Solo, Setiawan Muhammad mengatakan timnya sudah siap menatap pertarungan grup timur. Menurutnya, semua tim sama-sama punya peluang besar untuk lolos ke fase berikutnya.

Pihaknya pun tak mempermasalahkan hasil pembagian grup yang mempertemukan dengan PSIM Jogja. Disela pelakanaan managers meeting di Grandkemang Hotel, Jakarta Selatan, Senin (27/5/2019), pihaknya langsung menjalin komunikasi dengan manajemen PSIM Jogja.

“Tidak ada masalah satu grup dengan PSIM Jogja. Kedua tim memang inginnya masuk grup timur. Mungkin inilah waktunya suporter berdamai demi mewujudkan sepak bola yang lebih maju. Kita lupakan masa lalu, berikan dukungan pada tim dengan kreativitas,” kata Iwan kepada KAMPIUN.ID, Senin (27/5/2019).

Mundurnya pelaksanaan Liga 2 dari 15 Juni menjadi 22 Juni menjadi keuntungan bagi setiap klub. Iwan menuturkan, manajemen bersama tim pelatih masih akan mempertimbangkan lagi siapakah 24 pemain yang akan didaftarkan.

“Kuota musim ini masih tetap 24 pemain. Sekarang kita masih fokus cari stoper dan striker berkualitas agar tim semakin tangguh,” ucap Iwan.

Selain Persis Solo dan PSIM Jogja, grup timur akan dihuni Persatu Tuban, Persik Kediri, Madura FC, Blitar United, Mitra Kukar, Persiba Balikpapan, Martapura FC, Sulut United (dulu Bogor FC), PSBS Biak dan Persewar Waropen.

Nofik Lukman Hakim