Seleksi Madura FC Digelar Singkat, Ini Penjelasan Eduard Tjong

Eduard Tjong. Foto : Nofik Lukman Hakim

Madura FC tak akan berlama-lama melakukan seleksi pemain menatap kompetisi Liga 2 2019. Puluhan pemain yang sudah mendaftar akan dipantau selama empat hari.

Proses seleksi akan dimulai pada 10 Mei 2019 mendatang. Total ada 50 pemain yang sudah menyatakan kesiapan gabung Laskar Jokotole. Pemain yang diperbolehkan mengikuti seleksi minimal menjadi bagian tim dari kompetisi Liga 2 2018.

“Waktu efektif hanya sebulan. Otomatis kita tidak bisa berlama-lama dalam melakukan seleksi. Sejak awal saya langsung menerapkan taktik saat seleksi. Kalau ada pemain yang tidak bisa mengikuti ya otomatis tidak lanjut,” kata Pelatih Madura FC, Eduard Tjong kepada KAMPIUN.ID, Kamis (2/5/2019).

Sebenarnya minat pemain mengikuti seleksi Madura FC cukup tinggi. Namun dengan keterbatasan waktu, Eduard Tjong menutup pendaftaran saat menembus angka 50 peserta.

Nantinya tambahan pemain akan disesuaikan dengan kebutuhan tim. Sejauh ini ada beberapa pemain yang sudah diketahui kualitasnya oleh Eduard Tjong.

Dua di antaranya menjadi anak asuh Eduard Tjong saat di Persik Kendal musim lalu. Ada pula winger asal Malang, Supriyadi Eeng yang musim lalu bersinar bersama PSIM Jogja.

Baca Juga  PSS Sleman Tim Promosi Terbaik, Seto Nurdiyantoro: Sebutan Itu Terlalu Dini

“Kalau ada pemain Liga 1 yang saya sudah tahu kualitasnya, langsung rekomendasi. Tapi kalau belum ya ikut seleksi sama pemain-pemain yang dari Liga 2. Semua akan kita lihat dalam seleksi,” tuturnya.

Bila kick off Liga 2 benar-benar dimulai 15 Juni 2019, otomatis Madura FC hanya punya waktu sebulan untuk persiapan. 30 hari ini masih akan terpotong libur lebaran.

“Rancangan program awal, pemain kita beri libur lebih awal. Lalu pada 7 Juni sudah mulai latihan. Kita tidak bisa berlama-lama karena jarak menuju kick off sangat mepet,” pungkasnya.

Nofik Lukman Hakim