Terkena Sanksi Komdis, PSIR Bidik Stadion di Jepara dan Kendal untuk Melawan Cilegon United

PSIR Rembang. Grafis : Nofik Lukman Hakim

REMBANG – Kubu PSIR Rembang ternyata mendapatkan sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, sesuai dari rillis yang diumumkan (11/5/2018), dari hasil sidang yang dilakukan (9/5/2018) kemarin.

Keributan yang terjadi saat laga PSIR Rembang melawan Semen Padang di Stadion Krida Rembang (18/4/2018) lalu, ternyata berbuntut panjang.

Dari 16 poin yang diumumkan komdis PSSI, 7 poin diantaranya ternyata diterima oleh kubu PSIR. Manager PSIR Rembang Heri Kurniawan terkena sanksi larangan beraktifitas selama 6 bulan dengan denda Rp. 37,5 juta karena dianggap memulai keributan dengan cara mengejar wasit.

Asisten Manager PSIR, Bayu juga diganjar larangan beraktifitas selama 6 bulan dengan denda Rp. 25 juta karena jenis pelanggan serupa.

Tak hanya itu saja. Dua kiriman PSIR yakni Kuarin, dan Lis, hingga dua asisten pelatih Agus Bambang dan Johan terkena sanksi larangan mendampingi tim sebanyak 4 pertandingan dengan denda Rp.20 juta karena dianggap Komdis PSSI mencoba mengintimidasi wasit.

Atas keputusan ini dipastikan dalam laga kedepannya, branch pemain, jajaran tim kepelatihan yang bisa ikut mensupport para pemain di lapangan tinggal tersisa asisten pelatih Hadi Surento dan pelatih fisik David Prisma. Sementara itu head coach Uston Nawawi masih fokus mengambil lisensi kepelatihan.

Baca Juga  Beckham Optimis Jalani Debut di Liga 1

Sementara itu Panpel PSIR juga terkenal sanksi, yakni berupa denda Rp 50 juta dan larangan menggelar pertandingan resmi. Hal ini karena dianggap gagal memberi rasa aman dan nyaman terkait terselenggaranya pertandingan.

“Keputusan ini membuat laga melawan Cilegon United terpaksa harus bermain di lokasi netral. Saat ini kita meminta untuk adanya pengunduran jadwal karena untuk persiapan perizinan pertandingan di luar Rembang,” ujar Media Officer PSIR Alham Rizki kepada KAMPIUN.ID

Tak bisa menggunakan Stadion Krida Rembang untuk laga lanjutan Liga 2 pekan kelima, membuat PSIR berencana meminjam stadion di luar Rembang.

“Sanksi larangan bertanding di Rembang hanya sekali. Sementara ini kita fokus mengurus izin laga di Jepara (Stadion Gelora Bumi Kartini), tapi kalo emang susah (perizinannya), setelah itu kami belum tau akan cari kemana. Tapi kemungkinan kita ambil di Kendal (Stadion Kebondalem), semisal kita ga bisa main di Jepara,” terangnya.