Benarkah Persebaya Berdiri Ditanggal 18 Juni 1927 ?

Logo Persebaya Surabaya. Grafis : Nofik Lukman Hakim

Persebaya Surabaya jadi salah satu tim legenda di Indonesia. Pada 18 Juni 2018 lalu Persebaya genap berusia 91 tahun, bahkan ada perayaan yang digelar Bonek Mania di Surabaya.

Bicara soal tanggal, ternyata ada sebuah hal menarik mengenai tanggal kelahiran Persebaya. Dari catatan sejarah yang ada, Persebaya didirikan oleh Paijo dan M. Pamoedji pada 18 Juni 1927.

Pada awal berdirinya, Persebaya bernama Soerabajasche Indische Voetbal Bond (SIVB). Pada saat itu di Surabaya juga ada klub bernama Soerabajasche Voebal Bond (SVB), bonden (klub) ini berdiri pada tahun 1910 dan pemainnya adalah orang-orang Belanda yang ada di Surabaya.

Pada tanggal 19 April 1930, SIVB bersama dengan VIJ Jakarta, BIVB Bandung (sekarang Persib Bandung), MIVB (sekarang PPSM Magelang), MVB (PSM Madiun), VVB (Persis Solo), PSM (PSIM Yogyakarta) turut membidani kelahiran Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam pertemuan yang diadakan di Societeit Hadiprojo Yogyakarta.

Bicara soal tanggal lahir, ternyata ada catatan menarik yang diberitakan oleh koran terbitan Subarabaya berbahasa Belanda di tahun 1930an.

Isi berita koran Soerabaijasch Handelsblad terbitan 2 Oktober 1936

Soerabaijasch Handelsblad membuat sebuah berita tentang klub SIVB (nama awal Persebaya) tentang wacana membuat  sebuah pertandingan perayaan ulangtahun SIVB.

Yang menarik berita Soerabaijasch Handelsblad terbitan 02-10-1936, memberitakan perayaan HUT ke-10 SIVB dengan mengundang klub Persis Solo.

Ada dua poin penarik dari berita ini. Yang pertama jelas jika dihitung-hitung, berita ini seperti menjelaskan usia SIVB genap berusia 10 tahun setelah dinyatakan berdiri tahun 1926, bukan 1927 seperti yang dikenal saat ini.

Terlebih perayaan ini terjadi dibilang Oktober, bukan Juni seperti perayaan HUT yang digelar Persebaya saat ini.

Berikut isi asli berita Soerabaijasch Handelsblad terbitan 02-10-1936:

JUBILEUM S.I.V.B.

De Soerabaiasche Indonesische voetbal Bond herdenkt a.s weekend. zijn tienjarig bestaan, in verband waarmede het Solosche Persis hier een tweetal wedstrijden zal komen spelen op het terrein te Pasar Toerie.

Zondagavond is er een receptie ini de Gedong Nasional.

Jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia akan seperti ini:

ULANG TAHUN S.I.V.B.

Asosiasi Sepak Bola Indonesia Surabaia memperingati akhir pekan. Hari jadinya yang kesepuluh, sehubungan dengan klub asal Solo Persis yang akan memainkan dua pertandingan di sini, di Pasar Toerie.

Pada hari Minggu malam ada resepsi di Gedung Nasional

Pemberitaan soal ini ternyata diperjelas dengan koran berbahasa Belanda lainnya yakni De Indische Courant terbitan 5 Oktober 1936.

Yang mana Persis Solo sukses meraih dua kemenangan di acara ini. Yakni menang 4-0 dari SIVB dan 3-0 dari PPP.

SIVB telah merayakan ulang tahunnya yang kesepuluh dengan festival kompetisi olahraga dan demianstrasi di daerah yang berbeda. Menyimpulkan dalam sebuah pesta di Gedong Nasional. Titik fokus dari perayaan itu berhasil terletak di dua pertandingan yang dimainkan asosiasi terkenal Persis Solo yang mana tamu telah memberi pelajaran untuk pemain pribumi. Ada pertandingan berkostum bagus Minggu Pagi disana,” tulis De Indische Courant terbitan 5 Oktober 1936.