Bepe Sebut Persib Bukan Rival Persija

Bambang Pamungkas saat sesi latihan Persija di Stadion Manahan Solo. Tahun lalu, Persija harus menghadapi Persib di Stadion Manahan Solo. Foto : Richie Setiawan

Bambang Pamungkas tak setuju pertemuan Persija Jakarta melawan Persib Bandung dikatakan sebagai partai klasik. Ia juga tak setuju Persib disebut sebagai rival Macan Kemayoran.

Perkataan itu diungkapkan Bepe, sapaan akrabnya, dalam blog pribadinya (klik DISINI). Menurutnya, laga PSMS Medan melawan Persib Bandung lebih layak disebut sebagai partai klasik.

Hal ini karena pertemuan dua tim tersebut di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 23 Februari 1985 diperkirakan dihadiri 150 ribu penonton. Laga hampir saja tak bisa digelar lantaran penonton meluber hingga pinggir lapangan.

“Data di atas membuat saya memilih bersepakat dengan pendapat beberapa legenda, punggawa, serta pendukung Pangeran Biru yang mengatakan jika laga klasik itu ya Persib melawan PSMS, bukan Persija melawan Persib,” tulis Bepe.

Bepe juga tak setuju Persib disebut sebagai rival klubnya. Dari data 38 pertandingan yang dilakoni kedua tim, Persija terlalu mendominasi. Persija meraih 16 kemenangan, sedangkan Persib hanya mendapat enam kemenangan. Sementara 16 laga lain berakhir imbang.

“Bagaimana bisa disebut “Rival” jika salah satu tim mendominasi hasil di atas lapangan. 16 kemenangan berbanding 6 kemenangan tentu tidak dapat dikatakan dekat.”

“Saya lebih setuju jika Persija Vs Persib diberi label laga “Sarat Gengsi”. Iya sarat gengsi dan ego dari mereka yang suka memelihara kebencian dalam hati mereka, dan mendapat keuntungan dari perseteruan yang terjadi di luar lapangan.”

Bepe pun sangat bersemangat melawan Persib. Selama berbaju Macan Kemayoran, dia sudah sembilan kali menggelontor gawang Persib. Dia pun mengkritik perkataan manajer Persib, Umuh Muhtar di media.

“Komentar yang rasanya dilontarkan tanpa dipikirkan terlebih dahulu. Lebih memalukan lagi (jika memang benar) Pak Umuh berkata “Sebaiknya Persija menyerah saja”, masak iya tim sehebat Persib mengharapkan kemenangan secara gratis? komentar yang menurut saya mendegradasi kebesaran Persib Bandung.”

“Menurut hemat saya yang perlu dipertanyakan malah keengganan Persib Bandung untuk tampil di Jakarta. Komposisi pemain Persib musim ini boleh dikatakan menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia. Peringkat sementara Persib juga lebih baik dari Persija. Hal tersebut membuat Persib “seharusnya” dapat bertandang ke Jakarta dengan kepercayaan diri yang tinggi.”

Persib sejatinya percaya diri datang ke Jakarta lantaran Stadion PTIK yang jadi venue hanya berkapasitas 1500 penonton saja. Jauh dibanding Gelora Bandung Lauta Api (GBLA) yang bisa dihadiri puluhan ribu Viking.

“Lagi pula sudah empat tahun lho Persib tak bertamu ke Jakarta, apakah Persib tidak kangen dengan suasana ibu kota? seperti kami yang selalu kangen, dan menunggu-nunggu untuk dapat kembali tampil di depan pecinta sepak bola Bandung yang terkenal fanatis dan militan.”

Pertemuan Persija melawan Persib akan digelar di Stadion PTIK, Jakarta pada 30 Juni mendatatang.

Nofik Lukman Hakim