Hasil Sidang Komdis PSSI, Persebaya dan PSIS Semarang Tekor

Ilustrasi kembang api. Foto : Richie Setiawan

Persebaya Surabaya kembali mengucurkan ratusan juta untuk membayar denda dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Dalam sidang 6 Juni lalu, Persebaya dijatuhi denda Rp 300 Juta setelah suporternya menyalakan kembang api.

Dalam pertandingan melawan Persipura Jayapura di Gelora Bung Tomo, Selasa (29/5/2018) lalu, ada lebih dari lima kali suporter setianya menyalakan kembang api. Denda ini semakin besar karena Komdis PSSI mencatat aksi ini sebagai sebuah pengulangan.

Selain Persebaya, tim PSIS Semarang juga harus mengeluarkan Rp 75 Juta. Ada dua sanksi berbeda yang dijatuhkan Komdis PSSI. Pertama, sanksi itu ditujukan pada pelatih Vizcenzo Annese yang melakukan protes keras saat melawan Mitra Kukar, Senin (28/5/2018).

Protes masuk lapangan itu dikenai denda Rp 25 Juta. Lalu para suporternya juga kedapatan melemparkan botol air mineral. Atas kelakuan itu, PSIS dikenai denda Rp 25 Juta.

Berikut hasil sidang Komite Disiplin PSSI, 6 Juni 2018, dalam rilis di laman resmi PSSI :

1. Pelatih Kepala Borneo FC, Dejan Antonic
– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: Bhayangkara FC vs Borneo FC
– Tanggal kejadian: 27 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Protes berlebihan hingga keluar area teknik
– Hukuman: Sanksi denda Rp. 25.000.000
2. Borneo FC
– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: Bhayangkara FC vs Borneo FC
– Tanggal kejadian: 27 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Protes berlebihan tim dan ofisial Borneo tidak terdaftar di DSP tetapi
mendekat ke area bench
– Hukuman: Sanksi Teguran keras

3. Bhayangkara FC
– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: Bhayangkara FC vs Borneo FC
– Tanggal kejadian: 27 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Pelemparan botol
– Hukuman: Sanksi denda Rp. 30.000.000

4. Pemain Bali United, Agus Nova
– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: Bali United vs Persib Bandung
– Tanggal kejadian: 27 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Menjatuhkan dengan sengaja pemain lawan di kotak pinalti
– Hukuman: Sanksi tambahan larangan bermain sebanyak 1 (satu) kali

5. Pemain Mitra Kukar, Gerri Martin Mandagi
– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: PSIS Semarang vs Mitra Kukar FC
– Tanggal kejadian: 28 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Protes berlebihan terhadap asisten wasit 2
– Hukuman: Sanksi Teguran keras

6. Pelatih Kepala PSIS Semarang, Vincenzo Alberto Annese
– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: PSIS Semarang vs Mitra Kukar FC
– Tanggal kejadian: 28 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Protes berlebihan dengan masuk ke tengah lapangan dan mengikuti sampai
area ruang ganti terhadap wasit
– Hukuman: Sanksi denda Rp. 25.000.000

7. PSIS Semarang
– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: PSIS Semarang vs Mitra Kukar FC
– Tanggal kejadian: 28 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Pelemparan botol oleh suporter
– Hukuman: Sanksi denda Rp. 50.000.000

8. Persebaya Surabaya
– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: Persebaya Surabaya vs Persipura Jayapura
– Tanggal kejadian: 29 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Penyalaan kembang api sebanyak lebih dari 5 (lima) kali dan telah terjadi pengulangan pelanggaran disiplin
– Hukuman: Sanksi denda Rp. 300.000.000

9. Panitia pelaksana pertandingan PSM Makassar, Sdr. Majid
– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: PSM Makassar vs Madura United
– Tanggal kejadian: 30 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Memaki wasit
– Hukuman: Sanksi larangan memasuki stadion sebanyak 6 (enam) kali

Nofik Lukman Hakim