Pasoepati Tegaskan Tolak Kebijakan Manajemen Persis Solo

Suporter Persis Solo saat memadati Stadion Maguwoharjo Sleman. Foto : Nofik Lukman Hakim

Kebijakan manajemen Persis Solo menggelar launching di Madiun mendapat penolakan dari suporter setianya. Pasoepati menolak keras sesi perkenalan tim dilakukan di Madiun dan menuntut kegiatan itu diadakan di Solo.

Penolakan sudah terjadi sejak awal pekan ini. Instagram resmi milik Persis Solo dihujani kritik dari suporter setianya. Hal ini karena Persis Solo memutuskan untuk menggelar launching di Madiun pada Minggu (16/6/2019).

Dalam postingan terbaru, Kamis (13/6/2019), Persis Solo memastikan launching tim akan digabung dengan uji coba melawan PSM Madiun.

Uji coba ini bertajuk celebration game, sebagai perayaan atas kembalinya PSM Madiun ke pentas persepakbolaan nasional.

Kebijakan ini pun akhirnya ditentang DPP Pasoepati bersama koordinator wilayah (Korwil). Ada lima poin yang disuarakan Pasoepati atas kebijakan Persis Solo.

Berikut lima poin sikap DPP bersama Korwil Pasoepati :

1. Menolak keras launching team di kota Madiun dan menuntut launching tetap digelar di kota Solo.

2. DPP Pasoepati dan korwil tidak membuka tour dalam launching Persis dan celebrate game tanggal 16 Juni 2019

Baca Juga  Berikut Hasil Pertandingan Liga 3 Zona DIY (12/7/2019).

3. DPP Pasoepati dan korwil Pasoepati juga tidak membuka tiket presale untuk pertandingan launching Persis Solo dan celebrate game pada tanggal 16 Juni 2019.

4. DPP Pasoepati tidak bertanggung jawab terhadap semua hal yang terjadi pada saat perjalanaan maupun dalam pertandingan tersebut.

5. Mendesak manajemen Persis Solo untuk duduk bersama dengan suporter menyatukan visi & misi sebelum pertandingan resmi Liga 2 bergulir.

Nofik Lukman Hakim