Peluang Rifal Lastori Ulang Kesuksesan di Liga 2

Pergerakan winger PSS Sleman, Rifal Lastori dikawal ketat penyerang Timnas U-19, Hanis Saghara dalam pertandingan di Stadion Maguwoharjo Sleman, Sabtu (2/6/2018). Foto : Richie Setiawan

Dua musim ini Rifal Lastori mengarungi kompetisi Liga 2. Ia menjadi bagian dari tim PSIS Semarang dan PSS Sleman dengan status pinjaman dari Borneo FC.

Sebagai pemain jebolan Timnas Indonesia U-19, peforma Lastori cukup menawan. Musim lalu, Lastori mencatatkan empat gol dan lima assist untuk PSIS. Pemain asal Akelamo, Maluku ini sukses meloloskan Mahesa Jenar ke Liga 1.

Musim ini, PSS menjadi pelabuhan Lastori. Pemain berusia 21 tahun ini punya peluang untuk mendapatkan kesuksesan sama. Tentu saja bila dia kembali sukses di Liga 2, Borneo FC akan berpikir panjang untuk meminjamkannya lagi pada 2019 mendatang.

Sama seperti saat membela PSIS, Lastori juga sempat menjalani masa sulit di Elang Jawa. Dalam tiga laga awal, Lastori tak mendapat kesempatan bermain. Bahkan dia kesulitan untuk sekadar masuk line up skuad besutan Heri Kiswanto.

Barulah pada dua laga terakhir, Lastori mendapat tempat. Bahkan dia dipercaya tampil selama 180 menit dalam dua laga. Lastori pantas berterima kasih kepada pelatih pengganti PSS, Seto Nurdiantara.

Baca Juga  Hasil dan Klasemen Pekan Pertama Liga 1 2019, Kejutan PSS Sleman dan Pembuktian Madura United

Pelatih muda berlisensi A AFC inilah yang membawanya dari bangku kehormatan Stadion Maguwoharjo ke lapangan lagi. Dia datang bukan lagi sebagai penonton, tapi benar-benar pemain.

Lastori tampil penuh saat PSS menang 2-0 atas PSBS Biak di Stadion Cendrawasih, Biak Numfor, 11 Mei lalu. Lalu, ia juga menjadi bagian tim menang PSS saat mengalahkan Martapura FC 1-0 pada 16 Mei.

Saat berbincang dengan KAMPIUN.ID di Stadion Maguwoharjo Sleman, Seto pun bercerita soal pemilihan Lastori. Saat laga lawan PSBS, banyak pemain yang kondisinya kurang bugar.

Terlebih kekalahan atas Madura FC 1-2 dan hasil imbang 1-1 saat bersua Persegres Gresik membuat dia perlu melakukan perubahan. Akhirnya Lastori menjadi salah satu perubahan yang dimaksud.

“Setiap pelatih tentu punya pandangan tersendiri. Mungkin dalam tiga laga awal, kondisi Lastori dirasa belum cukup bagus untuk dimainkan. Itu bisa saja,” terang Seto.

“Saat lawan Biak, kondisinya bagus dan dia siap, ya saya beri kesempatan. Juga saat lawan Martapura. Hasilnya bagus (dua kemenangan). Dia bisa (lebih bagus lagi),” tuturnya.

Baca Juga  Kalteng Putra Semakin Tegaskan Ancaman Klub Promosi

Namun bukan tugas mudah untuk tetap mengamankan skuad utama. Bila berperan sebagai pemain depan, Lastori harus bersaing dengan Tambun Naibaho dan I Made Adi Wirahadi. Sementara bila menempati posisi winger, ada Thaufan Hidayat, Rangga Muslim dan Irkham Milla yang tak kalah menawan dan punya kecepatan.

“Semua pemain punya kesempatan sama untuk dimainkan. Tinggal lihat progresnya selama latihan,” ucap Seto.

PSS Sleman saat ini masih libur latihan. Para pemain akan kembali berlatih pada Rabu (20/6/2018) mendatang. Mereka akan bersiap menghadapi Persiba Balikpapan di Stadion Batakan Balikpapan, 5 Juli mendatang.

Nofik Lukman Hakim