Persema Malang dan Persema Malang 53 Menyatu

Liga 3. Grafis : Jaladwara

Setelah sebelumnya selama enam tahun berpisah dan memilih untuk menjadi klub yang berdiri sendiri-sendiri. Kini klub asal Malang, yakni Persema dipastikan kembali bersatu menjadi satu kesatuan bernama Persema Malang.

“Kami akan memaksimalkan Persema Malang karena Persema Malang merupakan tim legendaris di tanah air yang telah banyak mencetak pemain-pemain nasional,” kata Sutiaji Wali Kota Malang yang dilansir dari situs resmi PSSI Jatim.

Persema Malang akan mulai menjalani pertandingan di Liga 3 Kapal Api PSSI Jatim. Persema tergabung di Grup H bersama Deltras Sidoarjo, Sumbersari FC, Sinar Harapan, dan Putra Jombang.

Keberadaan dua Persema Malang ini bermula dari Persema mendapat sanksi dari PSSI tahun 2011 akibat mengikuti break away league saat itu.

Karena Persema Malang vakum dari sepak bola Indonesia, Askot PSSI Kota Malang akhirnya mendirikan Persema 53 tahun 2013.

Sejak itulah Persema 53 bermain di Liga Nusantara hingga Liga 3 Babak 32 Besar Nasional musim 2018 lalu, sementara Persema Malang usai mendapat pemutihan tahun 2017 lalu, mulai berkompetisi di Liga 3 Jatim, namun absen pada musim 2018.

Baca Juga  Persis Solo Semakin Menjauh dari Kota Solo

“Untuk Persema 53 kami serahkan ke Askot PSSI Kota Malang sama dengan Persema Malang, mungkin khusus untuk Persema 53 jadi wadah pembinaan pemain muda Malang,” tambahnya.

Pihaknya menjelaskan, ke depannya Persema Malang memiliki impian untuk dapat kembali berkiprah di level tertinggi sepak bola Indonesia.

Namun itu semua tentu harus melalui proses, karena kini masih berada di kasta ketiga.

“Kami targetkan bisa kembali ke Liga 1 seperti tahun-tahun sebelumnya. Yang terpenting tim ini telah kembali, dan tentu ini jadi kabar bagus untuk Malang dan sepak bola nasional,” jelas Sutiaji.

“Untuk Liga 3 Jatim 2019 nanti, Askot PSSI Kota Malang hanya akan menampikan satu tim saja, yaitu Persema Malang,” tutur Haris Thofly Ketum Askot PSSI Kota Malang.