Sesal Hanis Saghara Gagal Jebol Gawang PSS Sleman

Penyerang Timnas Indonesia U-19, Hanis Saghara Putra. Foto : Nofik Lukman Hakim

Hanis Saghara menjadi salah satu pemain Timnas Indonesia U-19 yang meraih sederet peluang emas pada laga lawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo Sleman, Sabtu (2/6/2018) malam.

Sayangnya bomber Bali United gagal mempersembahkan gol untuk Garuda Nusantara. Timnas U-19 pun kalah 0-2 dan kembali gagal mencetak gol pada uji coba dalam rangkaian pemusatan latihan tahap pertama ini.

Saghara mengawali laga sebagai pemain pengganti. Hal ini sama seperti yang dia dapatkan dalam uji coba sebelumnya melawan Persis Solo, Senin (28/5/2018) lalu.

Sebagai pemain yang sudah mengantongi caps Liga 1 2018, Saghara tampil percaya diri. Namun terkadang pula, ia terlalu percaya diri hingga egois dalam memanfaatkan peluang.

Bahkan pada menit 66, rekannya Egy Maulana Vikri sempat menunjukkan gestur kecewa terhadap keputusan Saghara. Saat ada celah pada lini belakang PSS, Saghara malah melepaskan sepakan keras tak terarah.

Kesalahan itu sebenarnya bisa ia bayar pada menit 88. Dalam posisi bebas, Saghara melepaskan tembakan ke ke gawang PSS yang dikawal Ega Rizky. Sayangnya, bola yang dilepaskan Saghara hanya menerpa tiang kiri gawang PSS.

Usai pertandingan, Saghara pun mengakui kesalahannya. Menurutnya, dalam laga ini dia terlalu egois saat mendapat peluang. Dia menyebut ada momen yang seharusnya bola bisa diumpan ke rekan yang lebih menguntungkan.

“Pertandingan berjalan bagus. Cuma saya egois juga tadi. Seharusnya bisa umpan ke teman. Ini sebagai pembelajaran. Kedepan kita perbaiki soliditas tim lagi,” terang Saghara saat berbincang dengan KAMPIUN.ID usai pertandingan.

Saghara menilai masih ada waktu untuk berbenah lagi sebelum turun dalam ajang AFF U-19 Championship di Jawa Timur pada 1-14 Juli mendatang.

“Sebentar lagi AFF sudah dimulai. Habis ini juga ada libur, semua pemain harus bisa menjaga kondisi agar maksimal saat persiapan akhir menuju kejuaraan,” lanjut pemain kelahiran 8 September 1999 ini.

Nofik Lukman Hakim