Setelah Pergantian Manajer, Kali ini Persis Solo Malah Ditinggal Ketua Panpelnya

koreo pasoepati tribun selatan saat mendukung Persis Solo melawan PSIS Semarang, 2017 silam.

Kabar Persis Solo kini tengah jadi sorotan beberapa hari terakhir. Mulai dari sempat mencoret pemain sebelum libur Lebaran, yang ternyata salah satu dari pemain tersebut dinyatakan batal dicoret.

Padahal pengumuman resmi sudah diutarakan, yang membuat Dimas Galih yang saat itu ikut coret memutuskan untuk cepat-cepat pindah ke Persik Kediri untuk mencari peruntungan. Dan dua hari setelah pengumuman dia di coret, manajer Persis memintanya untuk kembali.

Belakangan, usai Lebaran, kejutankembali muncul saat manajer klub yang sebelumnya di pegang oleh Setiawann Muhammad ternyata tau-tau diganti oleh sosok baru, yakni Catur.. yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu wartawan olahraga di Surabaya Post.

Setiawan Muhammad akhirnya memutuskan untuk keluar dari manajemen Persis karena menolak jabatan barunya sebegai bidang bisnis PT. Persis Solo Saestu.

Manajemen Persis kembali membuat terkejut pendukungnya, setelah memutuskan launching tim di Stadion Wilis Madiun, dengan format uji coba dengan PSM Madiun (16/6/2019). Kenyataan ini ternyata tak bisa diterima pendukungnya, yang membuat Pasoepati terang-terangan mengutarakan boikot.

Baca Juga  Tarik Animo Penonton, Persatu Tuban Promosikan Dua Pemain PSIM Jogja

H-1 jelang digelarnya launching tim di Madiun, ternyata ketua panpel Persis, M Badres memutuskan untuk mundur dari tim.

Keputusan dadakan ini tentu menjadi sebuah pertanyaan besar suporter dan penukung Persis lainnya, terkait apa yang terjadi di manajemen Persis. Laskar Sambernyawa (julukan Persis) direncanakan akan mulai menjalani laga Liga 2 2019 di markas Mitra Kukar pada 22 Juni mendatang.