Akhirnya Perwakilan Suporter PSS Sleman Bisa Saksikan Derby DIY

Acara koordinasi suporter menyambut laga PSIM Jogja melawan PSS Sleman, bertajuk "Halal Bihalal 1439 H Antar Suporter "Sedhulur Agawe Guyub" di Ballromm Merapi Merbabu Hotel, Selasa (24/7/2018) siang. Foto : Richie Setiawan

Suporter PSS Sleman akhirnya bisa turut hadir dalam Derby DIY di Stadion Sultan Agung Bantul, Kamis (26/7/2018) sore.

Hanya saja suporter yang hadir merupakan perwakilan dari Slemania dan Brigata Curva Sud (BCS). Masing-masing kelompok suporter Elang Jawa tersebut hanya dijatah 15 orang.

Keputusan ini merupakan hasil dari rapat koordinasi suporter di Ballromm Merapi Merbabu Hotel, Selasa (24/7/2018) siang. Rombongan suporter PSS Sleman ini nantinya akan berangkat beriringan dengan rombongan tim PSS Sleman menuju Bantul.

“Ini merupakan langkah untuk memulai hubungan baik antara suporter PSS dan PSIM. Sesuai arahan dari pihak keamanan dan hasil koordinasi suporter, pihak panpel akan mengakomodir perwakilan dari Slemania dan BCS untuk bisa menyaksikan langsung ke stadion. Kedepannya perwakilan suporter PSIM juga bisa menyaksikan secara langsung saat pertemuan di Maguwoharjo,” terang Ketua Panpel PSIM Jogja, Wendy Umar kepada KAMPIUN.ID, Selasa (24/7/2018) malam.

“15 orang perwakilan ini merupakan pengurus dari Slemania dan BCS. Kami mewajibkan perwakilan ini berseragam dan memiliki identitas dari laskar atau kelompoknya masing-masing. Mereka akan kita tempatkan di VVIP Stadion Sultan Agung,” lanjutnya.

Baca Juga  Gelandang Asing Semen Padang Siap Turun Lawan PSS Sleman

“Rombongan perwakilan suporter akan berangkat bersama dengan tim. Soal nantinya apakah masuk dalam satu bus yang sama dengan PSS atau berjalan beriringan, kami belum tahu. Yang pasti pihak keamanan akan memberikan pengawalan ekstra agar rombongan bisa lancar dalam perjalanan menuju Sultan Agung,” jelasnya.

Selain perwakilan itu, Panpel PSIM Jogja tak memberikan kuota lagi pada suporter PSS Sleman. Keputusan ini dibuat berdasar kapasitas Stadion Sultan Agung Bantul yang hanya memuat 20 ribu orang saja. Saat ini penjualan tiket juga sudah diserbu suporter Laskar Mataram.

Nofik Lukman Hakim