Baru Sebulan Jalani Tugas, Manajer Ketiga Persis Solo Dinonaktifkan

Sesi latihan Persis Solo di Lapangan AURI, Colomadu, Karanganyar. Foto : Nofik Lukman Hakim

Perubahan manajer di klub Persis Solo sepertinya jadi hal yang lumrah terjadi. Dalam durasi 2017-2019, Persis memag hobi gonta ganti manajer. Di tahun 2019 saja, sudah ada tiga tokoh yang mejabat posisi ini.

Kabar terbaru, Catur Prasetya yangditunjuk jadi manajer Persis beberapa hari jelang launching tiim di Stadion Madiun 16 Juni lalu, ternyata per Kamis (11/7/2019) kemarin dinonaktifkan.

Padahal tanggal 14Juli ini Persis harus sudah mempersiapkan diri melawan Martapura Fc di Stadion Wilis.

Belum diketahui pasti apa penyebab manajemen memberhentikan Catur dari posisi manajer tim.

“Yang jelas saya tidak mundur dari jabatan manajer tim. Terkait alasannya kenapa, biar manajemen yang menjawab,” ucap Catur.

Sekjen Persis Solo, Dedy M Lawe mengungkapkan, pemecatan Catur tersebut karena keinginan dari suporter yang berharap Catur keluar dari tim Persis Solo. ”Dia akan kembali ke tugas awalnya di Surabaya,” terang Dedy.

Catur sendiri jadi manajer ketiga Persis di 2019 ini. Di awal tahun Persis menunjuk sosok Langgeng Jatmiko sebagai manajer. Langgeng sendiri pernah jadi wakil presiden DPP Pasoepati beberapa tahun lalu. Di 2017 dia juga sempat jadi sekjen Persis.

Baca Juga  Prajurit Kopassus Diwacanakan Dapat Pelatihan MMA

Sementara posisi Langgeng akhirnya harus digantikan kepada sosok Setiawan Muhammad. Pengusaha batik asal Laweyan Solo ini sendiri di akhir 2018 lalu saat persis mulai bermarkas di Madiun, memang sudah menjabat posisi manajer.

Sayangnya usai gagal membawa Persis lolos ke babak 8 besar, pria yang akrab disaa Iwan Laweyan tersebut memutuskan mundur dari jabatannya.

Belakangan dia diminta kembali mengisi posisi ini, setelah Persis dipastikan bermarkas di Madiun. Sayangnya jelang laucnhing tim di Madiun Juni lalu, posisi Iwan harus tergeser dari manajer tim. Enggan menjabat sebagai bidang bisnis Persis Solo, Iwan memutuskan mundur dari manajemen Laskar Sambernyawa.

Sejak dikelola Sigid Haryo Wibisono pada musim 2017 telah berganti 11 kali manajer tim.