Begini Persiapan Panpel PSIM Jelang Derby DIY

Kapten PSS Sleman, Anang Hadi berusaha melewati kawalan penyerang PSIM Jogja, Tri Handoko dalam pertandingan kompetisi Divisi Utama 2014 di Stadion Maguwoharjo Sleman, 29 April 2014 lalu. Kala itu, pertandingan berakhir dengan kedudukan 0-0. Foto : Richie Setiawan

Panitia Pelaksana (Panpel) PSIM Jogja sudah mempersiapkan diri menyambut laga melawan PSS Sleman dalam lanjutan Liga 2 2018 pada Kamis (26/7/2018) mendatang. Rencananya, laga bertajuk Derby DIY itu akan berlangsung di Stadion Sultan Agung Bantul.

Koordinasi dengan kelompok suporter Laskar Mataram, Brajamusti dan Maident menjadi langkah pertama yang dilakukan Panpel PSIM. Komunikasi intens bahkan sudah terjalin sebelum laga lawan Kalteng Putra, Kamis (19/7/2018) lalu.

Pertemuan berlanjut pada Jumat (20/7/2018) malam. Panpel PSIM sudah koordinasi dengan laskar-laskar dari Brajamusti. Bila tak ada perubahan, pada Sabtu (21/7/2018) ini, Panpel PSIM akan menggelar pertemuan dengan manajemen PSIM serta perwakilan Brajamusti dan Maident.

Panpel PSIM juga terus berkoodinasi dengan pihak keamanan, dalam hal ini Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dofiri. Dalam waktu dekat, Polda DIY akan mengadakan pertemuan yang mengundang jajaran manajemen, panpel serta suporter PSIM dan PSS.

“Kita akan tunggu jadwal terbaru dari pihak kepolisian terkait rencana konsolidasi dan koordinasi. Kita akan ikuti arahan dari pihak kepolisian agar pertandingan PSIM melawan PSS berjalan sesuai jadwal dan dapat digelar di Stadion Sultan Agung Bantul,” terang Ketua Panpel PSIM, Wendy Umar kepada KAMPIUN.ID, Sabtu (21/7/2018) pagi.

Baca Juga  Baru Sehari Dicoret Persis Solo, Riki Nata Langsung Direkrut Klub Timor Leste

“Pertemuan antara panpel, manajemen dan suporter PSIM serta PSS ini bukan yang pertama. Pada awal kompetisi, kita juga sudah diundang Polda DIY. Pertemuan kali ini merupakan lanjutan dari program itu. Kedepan kami akan lebih bersinergi lagi, baik itu dengan pihak kepolisian maupun pihak Sleman. Niatan kita dari awal adalah menyatukan dua kelompok suporter, baik itu dari Jogja maupun Sleman. Agar kedepan lebih terjalin kerukunan lagi,” lanjutnya.

Wendy Umar mengatakan langkah cepat yang dilakukan Panpel PSIM ini sebagai bentuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Sejatinya, komunikasi antara pengurus suporter dari PSIM maupun PSS berjalan baik. Kedua pihak pun sama-sama menginginkan laga berlangung dengan lancar.

“Selama ini terjalin baik antara panpel PSIM, PSS, pengurus suporter BCS-Slemania dengan Brajamusti-Maident. Komunikasi jajaran atas pengurusnya sudah luar biasa. Tapi kita tetap lakukan antisipasi. Kita giatkan terus imbauan-imbauan agar pertandingan berjalan lancar seperti harapan kita semua,” jelasnya.

Menurut rencana, laga PSIM melawan PSS ini akan disiarkan secara langsung oleh televisi nasional pada pukul 19.00 WIB. Hanya saja, kepastian laga akan digelar sore atau malam tetap menunggu perizinan dari pihak kepolisian.

Baca Juga  Semen Padang Bersyukur usai Tahan Imbang PSS Sleman

Nofik Lukman Hakim