Dikalahkan Cilegon United, Semen Padang Kecewa Kepemimpinan Wasit

para pemain Semen Padang saat berlatih di Stadion manahan. Foto: Nofik Lukman.

Semen Padang akhirnya kembali merasakan kekalahan pada kompetisi Liga 2 2018. Skuad besutan Syafrianto Rusli takluk dari Cilegon United 0-1 di Stadion Krakatau Steel Cilegon, Minggu (29/7/2018) sore.

Gol tunggal kemenangan tim Kabau Sirah dicetak Abdul Aziz melalui titik penalti menit 66. Penalti itu diberikan wasit setelah sepakan bebas pemain Cilegon United mengenai tangan salah seorang pemain Semen Padang yang dianggap aktif.

Kekalahan ini menjadi antiklimaks bagi Semen Padang. Setelah tujuh kemenangan beruntun, Semen Padang justru mendapat dua kekalahan dan sekali hasil imbang dalam tiga laga terakhir.

Pelatih Semen Padang, Syafrianto Rusli mengatakan para pemain sejatinya mengawali laga dengan bagus. Hanya saja para pemain kerap dikecewakan keputusan wasit. Ada beberapa peluang yang diklaim onside, tapi diputuskan offside oleh wasit.

“Permainan menjadi susah berkembang karena kepemimpinan wasit tidak benar. Setiap pemain muncul dari belakang, asisten wasit angkat bendera terus. Pemain kadang-kadang susah menerima hal-hal seperti itu,” terang Syafrianto kepada KAMPIUN.ID, Minggu (29/7/2018) malam.

Tiga hasil minor ini segera dilupakan Irsyad Maulana dan kawan-kawan. Semen Padang menatap dua laga kandang melawan Cilegon United pada 4 Agustus dan PSIR Rembang pada 9 Agustus.

“Ini menjadi evaluasi menatap dua laga kandang melawan Cilegon dan Rembang. Kami wajib mengamankan dua laga kandang sebelum jeda kompetisi sampai bulan September,” tuturnya.

Kekalahan ini membuat Semen Padang terancam mengakhiri putaran pertama sebagai runner up grup barat. Mereka bisa digeser Persis Solo yang baru bermain lawan Persita Tangerang, Senin (30/7/2018) sore.

Semen Padang kini mengoleksi 22 poin, diikuti Persis Solo dengan 20 poin serta PSPS Riau dan Perserang Serang yang sama-sama mengoleksi 17 poin. Sementara Cilegon United naik ke peringkat lima dengan 16 poin.

Nofik Lukman Hakim