Evaluasi Paling Penting bagi Tim Persis Solo Jelang Lawan Sulut United

Skuad Persis Solo yang bermain dengan 10 pemain saat melawan Martapura FC

Persis Solo siap menjalani laga ketujuhnya di Liga 2 2019 Grup Timur. Dari Enam laga yang sudah dijalani, Laskar Sambernyawa mencatatkan diri meraih sekali kemanangan, empat kali seri, dan sekali kalah.

Salah satu evaluasi besar sebelum menjajal kekuatan Sulut United di Stadion Wilis Madiun (29/7), adalah soal transisi pemain. Ini berkaca dari kebobolan  mereka saat melawan Persatu Tuban, berasal dari serangan balik, dan penerapan offside yang gagal.

”Mungkin gol itu sebelum keteletodan, karena antisipasi serangan balik lawan. Kedepannya kita akan evaluasi semuanya. Kelemahan kita kadang terlalu asik menyerang,” terang Asisten Pelatih Persis Solo, Choirul Huda.

Dia mengaku tetap mensyukuri, terlebih hasil seri 1-1 di kandang Perstau tentu bukan catatan buruk. Dalam empat kali laga tandang, ternyata hanya sekali Persis kalah. Itu terjadi di kandang Persiba Balikpapan (0-3).

Selebihnya, Persis dua kali meraih hasil seri. Yakni kontra Mitra Kukar (0-0), dan Persatu Tuban (1-1). Bahkan pekan lalu mereka sempat sukses menumbangkan tuan rumah Madura FC 1-0 di Stadion Ahmad Yani.

Baca Juga  Hitung-hitung Laga Terakhir, Delapan Tim Berebut Keberuntungan

Sayangnya rapor Persis di laga kandang juga terbilang kurang memuaskan. Hal ini lantaran Persis dua kali meraih hasil seri di laga kandang, yakni kontra  Persik Kediri (1-1), dan Martapura FC (0-0).

Cukup wajar sepertinya, karena persis menjalani laga kandang serasa tandang. Selain Solo-Madiun jaraknya cukup jauh.

Kendala utama atmosfir dukungan Persis sedikit menurun adalah karena ada sebagian besar suporter yang ternyata memutuskan untuk memboikot dukungannya kepada Persis musim ini. Salah satu alasannya karena tak puas dengan kinerja manajemen.