Jamu PSS Sleman Rasa Tandang, Ini Komentar Pelatih Kalteng Putra

Pelatih Kalteng Putra, Gomes de Oliviera. Foto : Nofik Lukman Hakim

Pelatih Kalteng Putra, Gomes de Oliviera, enggan memusingkan lokasi pertandingan melawan PSS Sleman pada pekan keenam Liga 1 2019. Ia lebih memilih memikirkan kondisi para pemainnya menjelang laga tersebut.

Kalteng Putra terpaksa menghadapi pertandingan kandang rasa tandang ketika menghadapi PSS Sleman. Jika seharusnya mereka menghelat laga di Stadion Sultan Agung, kini resmi berpindah ke Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (7/7/2019).

Kondisi itu harus dilakoni oleh Kalteng Putra lantaran mereka tidak mendapatkan izin dari Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk menggelar laga di Bantul. Feri Pahabol dan kolega pun mau tidak mau harus menerima keputusan itu.

Gomes de Oliviera tidak tidak mempermasalahkan lokasi laga pertandingan melawan PSS Sleman. Bagi pelatih asal Brasil itu, pasukan laskar Isen Mulang bisa tampil tampil secara maksimal untuk meraih poin penuh.

“Main di manapun kita harus bermain maksimal dan melakukan yang terbaik,” kata Gomes de Oliviera.

Mantan nakhoda Madura United itu lebih mengkhawatirkan kondisi para pemainnya menjelang menghadapi PSS Sleman. Sebab, sejumlah pemain seperti Kevin Gomes, I Gede Sukadana, Patrich Wanggai, Ferinando Pahabol, hingga Diogo Campos, masih berkutat dengan masalah kebugaran.

“Harapan saya, semua pemain bisa cepat fit (sebelum melawan PSS). Kami ingin para pemain bisa kembali bergabung latihan,” tegasnya.

Sementara itu, pemain Kalteng Putra, Dadang Apridianto, mengaku sudah rindu dengan dukungan suporter. Ia berharap timnya bisa segera berkandang di Stadion Tuah Pahoe, kandang sejati Kalteng Putra.

“Kita sudah kangen sekali main di depan suporter. Bermain di luar kandang, asli sangat berpengaruh pada permainan. Kami butuh dukungan suporter,” tutur Dadang Apridianto.

Febri Aldi