Kalahkan Kalteng Putra 2-0, Ini Komentar Pelatih PSIM Jogja

Pemain PSIM Jogja, Yoga Pratama saat berduel dengan penggawa Kalteng Putra, Moses Banggo dan Zaenal Haq dalam laga Liga 2 2018 di Stadion Sultan Agung Bantul, Kamis (19/7/2018). Foto : Richie Setiawan

PSIM Jogja kembali mencatatkan hasil maksimal, setelah mengalahkan Kalteng Putra 2-0 dalam lanjutan Liga 2 2018 di Stadion Sultan Agung Bantul, Kamis (19/7/2018).

Dua gol kemenangan PSIM tercipta lewat tendangan Ismail Haris menit 19 dan sepakan penalti Hendika Arga Permana menit 57. Tambahan tiga poin sangat penting untuk menjaga Laskar Mataram tetap di papan tengah.

Pelatih PSIM, Bona Simanjuntak mengatakan para pemain bermain sesuai skema yang dipersiapkan. Tim tak lagi melakukan penyerangan frontal, seperti laga lawan Persiwa Wamena, yang berakibat terbukanya celah bagi lawan mencetak gol.

Dia juga menyebut para pemain tak gentar menghadapi nama-nama besar, seperti Firman Utina, Zaenal Haq, Taufik Kasrun, Michael Orah hingga Joko Sasongko yang selama ini main di kompetisi strata satu.

“Terima kasih buat pemain yang tidak gentar menghadapi tim bertabur bintang. Mereka sudah malang melintang di sepak bola Indonesia. Pemain tak gentar dan kita bisa mendapatkan poin tiga. Terima kasih untuk semua, juga buat suporter Brajamusti dan Maident,” terang Pelatih PSIM, Bona Simanjuntak.

Baca Juga  Daftar Pemain Persiraja Banda Aceh di Liga 2 2019

“Dalam laga-laga sebelumnya, kita selalu menyerang dengan frontal. Akhirnya jaraknya (antarlini) jauh. Ini menjadi celah yang bisa dimanfaatkan lawan. Lawan Kalteng Putra kita menyerang lebih santai. Lebih utuh agar menjaga organisasi, ketika diserang kita siap. Begitu ada kesempatan menyerang, kita manfaatkan,” lanjutnya.

Tambahan tiga poin tetap menempatkan PSIM Jogja di posisi tujuh klasemen grup timur. Hanya saja, Laskar Mataram mulai menjaga jarak dengan tim penghuni zona degradasi.

PSIM juga selisih empat poin dengan Kalteng Putra yang ada di posisi enam. Pada laga berikutnya, PSIM akan menghadapi PSS Sleman pada 26 Juli mendatang.

Nofik Lukman Hakim