Komentar Pelatih PSS Sleman usai Tumbang dari Bali United

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro saat berdiskusi dengan Ega Rizky usai pertandingan. Foto : Nofik Lukman Hakim

PSS Sleman dipaksa menelan kekalahan saat menghadapi tuan rumah Bali United dalam lanjutan Liga 1 2019 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (22/7/2019). Skuat Super Elang Jawa tumbang dengan skor 1-3.

PSS Sleman kebobolan tiga gol, dua di antaranya adalah dari titik putih yang dilesakkan oleh Ilija Spasojevic dan Melvin Platje, serta satu gol lainnya dari bunuh diri bek PSS, Asyraq Gufron.

Kesebelasan Elang Jawa hanya mampu membalas satu gol lewat striker asal Ukraina, Yevhen Bokhasvili. Ia sukses mencetak gol melalui penalti, usai Kushedya Hari Yudo dijatuhkan di kotak terlarang.

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro, menyikapi dengan tabah atas kekalahan anak asuhnya. Ia menilai Bali United memang memiliki permainan yang lebih baik dibanding Bagus Nirwanto dan kolega.

“Selamat untuk Bali United atas tiga poin dari kami malam ini. Secara teknis kami kalah, meski sebenarnya pertandingan berjalan menarik. Terus terang dua gol penalti lawan membuat pemain kami down,” terang Seto Nurdiyantoro dalam konferensi pers.

“Pada babak kedua kami mencoba bangkit, bisa sempat memperkecil ketertinggalan. Sayangnya, dalam usaha membalas justru kembali dihukum tendangan penalti lagi,” imbuhnya.

Mantan pemain Timnas Indonesia itu juga enggan mengomentari kinerja wasit Faulur Rosy yang membuat tiga hadiah penalti di laga tersebut. Seto Nurdiyantoro lebih memilih untuk melakukan evaluasi terhadap timnya.

“Sebenarnya kami sudah tampil baik di paruh kedua, punya peluang untuk mengejar. Soal penalti itu sudah menjadi keputusan wasit. Terlepas dari itu lini belakang kami harus lebih disiplin lagi di pertandingan selanjutnya,” ujar pelatih berlisensi AFC Pro itu.

Kekalahan atas Bali United pun menjadi hasil minor kedua PSS Sleman. Sebelumnya, mereka dipermalukan PSIS Semarang di kandang sendiri (17/7/2019). Saat ini, PSS Sleman tercecer di posisi 11 klasemen sementara dengan koleksi 12 poin.

Febri Aldi